Artikel Ilmiah : C1A019027 a.n. SOFIA ELOK KUSUMANINGTYAS

Kembali Update Delete

NIMC1A019027
NamamhsSOFIA ELOK KUSUMANINGTYAS
Judul ArtikelPENGARUH SHOCK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI, JUB, DAN NILAI TUKAR DI INDONESIA PERIODE 2011-2021
Abstrak (Bhs. Indonesia)Masalah guncangan pada variabel makroekonomi hampir selalu terjadi di seluruh negara di dunia, termasuk di Indonesia. Kebijakan moneter diyakini oleh pembuat kebijakan dan ekonom dapat merespon guncangan kebijakan makro untuk menstabilkan perekonomian. Dalam rangka mengurangi dampak guncangan perekonomian dunia terhadap perekonomian Indonesia, maka dibutuhkan kebijakan moneter yang efektif dan efisien guna menjaga stabilitas ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh shock suku bunga terhadap inflasi, JUB, dan nilai tukar dari tahun 2011 hingga 2021. Pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik dengan periode penelitian dari tahun 2011 sampai dengan 2021. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengetahui hubungan kausalitas pengaruh dari terjadinya shock kebijakan moneter terhadap inflasi, jumlah uang beredar, dan nilai tukar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang inflasi dan nilai tukar berpengaruh positif signifikan terhadap suku bunga, sedangkan JUB berpengaruh negatif signifikan terhadap suku bunga. Pengaruh shock kebijakan moneter terhadap inflasi dan nilai tukar menunjukkan respon yang positif dengan dampak akhir yang konstan, sedangkan JUB yang awalnya direspon secara positif namun pada akhirnya tetap direspon negatif dengan pengaruh kebijakan suku bunga yang relatif kecil. Variabel yang paling berpengaruh dalam menentukan variance error forecast dari shock kebijakan suku bunga yaitu variabel suku bunga itu sendiri. Implikasi dari penelitian ini adalah Bank Indonesia selaku otoritas moneter perlu melakukan beberapa intervensi, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan kebijakan moneter dengan ketat, hal tersebut bertujuan agar dapat menciptakan kestabilan dalam pasar uang, sehingga dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi kearah yang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)The problem of shocks to macroeconomic variables almost always occurs in all countries in the world, including in Indonesia. Monetary policy is believed by policy makers and economists to respond to macro policy shocks to stabilize the economy. In order to reduce the impact of the world economic shock on the Indonesian economy, an effective and efficient monetary policy is needed to maintain macroeconomic stability. This research aims to analyze the effect of interest rate shocks on inflation, money supply, and the exchange rate from in the form of monthly data. This study uses secondary data sourced from Bank Indonesia and the Badan Pusat Statistik with a research period from 2011 to 2021. The analytical tool used in this research is the Vector Error Correction Model (VECM) analysis to determine the causal relationship between the impact of a monetary policy shock on inflation, the money supply, and the exchange rate. The results of this study indicate that in the long run inflation and exchange rates have a positive significant effect on interest rates, while money supply has a negative significant effect on interest rates. The effect of the monetary policy shock on inflation and the exchange rate showed a positive response with a constant final impact, while the JUB, which initially received a positive response, nevertheless received a negative response with a relatively small interest rate policy effect. The most influential variable in determining the variance error forecast of an interest rate policy shock is the interest rate variable itself. The implication of this research is that Bank Indonesia as the monetary authority needs to carry out several interventions, what can be done is to implement tight monetary policy, this aims to create stability in the money market, so as to create good economic growth.
Kata kunciShock Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar, VECM (Vector Error Correction Model)
Pembimbing 1Dr. Arintoko, S.E., M.Si.
Pembimbing 2Dra. Nunik Kadarwati, M. Si.
Pembimbing 3Ratna Setyawati Gunawan, S.E., M.Si.
Tahun2023
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2023-05-10 19:00:30.778985
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.