Artikel Ilmiah : F1B007078 a.n. KENI ALMARISA

Kembali Update Delete

NIMF1B007078
NamamhsKENI ALMARISA
Judul ArtikelPOLICY MARKETING PADA PELAYANAN AKTA KELAHIRAN DI DESA SIKAPAT KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Proses birokrasi pembuatan akta kelahiran yang cukup menghabiskan waktu dan biaya berdampak pada kurang antusiasnya masyarakat membuat akta kelahiran. Bahkan bagi kalangan menengah ke bawah, masih ada yang tidak mengetahui prosedur pembuatan akta kelahiran, serta kurang sigapnya pelayanan birokrasi berdampak pada jumlah pembuatan akta kelahiran berdampak kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme proses sosialisasi pembuatan akta kelahiran di Desa Sikapat sebagai bentuk pemasaran kebijakan kependudukan dalam pembuatan akta kelahiran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pemilihan informan dengan menemukan key informan dan selanjutnya menggunakan snowball sampling. Adapun fokus yang dikaji adalah konten dan konteks kebijakan. Teknik pengumpulan data mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Peneliti menggunakan metode analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992: 20) yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan hasil penelitian ini ialah sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat tidak tercatat dan terkoordinasikan dengan baik. Masyarakat Desa Sikapat yang mayoritas kondisi ekonominya menengah ke bawah menjadikan minim mengakses informasi. Kurang tanggapnya birokrasi menjadi bukti saat penelitian berlangsung. Informasi jumlah kepemilikan akta kelahiran sangat sulit didapatkan, karena data tersebut tidak dimiliki oleh kelurahan, kecamatan dan dinas kependudukan. Sehingga kurangnya sosialisasi menjadi faktor utama rendahnya pembuatan akta kelahiran di Desa Sikapat. Rekomendasi dalam penelitian ini ialah sosialisasi yang dilakukan oleh dindukcapil tentang kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Banyumas belum berhasil dalam mencapai tujuannya sehingga direkomendasikan agar sosialisasi yang dilakukan


* Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman.
** Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman.




dengan menggunakan model policy marketing. Model yang peneliti rekomendasikan adalah sosialisasi yang menggunakan policy marketing dengan mempertimbangkan hasil penelitian di lapangan. Sesuai konsep policy marketing harus meliputi 3 hal yaitu distribusi informasi, ketersediaan informasi dan edukasi, untuk mencapai masyarakat kritis.

Kata kunci: Administrasi kependudukan, akta kelahiran, sosialisasi akta kelahiran
Abtrak (Bhs. Inggris)Bureaucratic process the birth certificate to spend considerable time and cost impact on the lack of public enthusiasm to make the birth certificate. Even for the middle to lower, there are those who do not know the procedure of the birth certificate, and less bureaucratic service response impact on the birth certificate amount to be less than the maximum. This study aimed to examine the mechanism of the process socialization of making birth certificate in the Village of Sikapat as a form of marketing demography policies in the birth certificate. The method in this research is a qualitative method. The techniques of selection are finding key informan and using snowball sampling. The focus of research in the content and context of the policy. The technique of data collection are using interviews, documentation, and observation. Researcher is using interactive analysis method of Miles and Huberman (1992: 20) which consists of data collection, data reduction, data display and conclusion drawing. The findings of this research is socialization to the community are not recorded and not well coordinated . Village Community Sikapat predominantly lower middle economic conditions made minimal access information. He responded less bureaucracy became evident when the study took place. Information ownership birth certificate number is very difficult to obtain, because the data is not owned by the village, district and department population. So the lack of socialization becomes a major factor in the lack of the birth certificate Sikapat Village. Recommendation in this research is socialization by dindukcapil of birth certificate ownership in Banyumas have not succeeded in achieving the goal so it is recommended that socialization is done by using a model of marketing policy. The model is socialization researchers recommend using marketing policy by considering the results of research in the field. As per the concept of marketing policy should include three things: the distribution of information, availability of information and education, to achieve the critical community.

Keywords: Birth certificate, demographic administration, socialization of birth certificate
Kata kunciKata kunci: Administrasi kependudukan, akta kelahiran, sosialisasi akta kelahiran
Pembimbing 1Prof. Dr. P. Israwan Setyoko., M.S.
Pembimbing 2Drs. Darmanto S.S., M.Kes., M.Si
Pembimbing 3Drs. Andi Antono, M.Si
Tahun2012
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.