Artikel Ilmiah : E1A005363 a.n. FERDINAN NOVERMAN BIDAYA

Kembali Update Delete

NIME1A005363
NamamhsFERDINAN NOVERMAN BIDAYA
Judul ArtikelPerlindungan Hukum Konsumen Jasa Perparkiran Dalam Penitipan Sepeda Motor Yang Dikelola Secara Perorangan Di Kawasan Stasiun Kereta Api Lempuyangan Yogyakarta Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Parkir sudah menjadi kebutuhan bagi pemilik kendaraan di kota-kota besar termasuk di Yogyakarta. Hal ini yang membuat lahan parkir dapat dijadikan suatu bisnis yang sangat menggiurkan. Fenomena permasalahan parkir tidak hanya terjadi di pusat perkotaan atau pusat perbelanjaan, tempat wisata, bahkan dapat terjadi pula di stasiun kereta api yang juga merupakan pusat keramaian di Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena banyak masyarakat Yogyakarta yang bekerja di luar kota Yogyakarta seperti Solo, Semarang, Cirebon, Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lainnya di Pulau Jawa. Fenomena permasalahan parkir sering kita temui dalam hal masih banyaknya juru parkir liar yang menarik biaya parkir, juru parkir yang tidak memberikan karcis parkir, penarikan biaya parkir yang tidak wajar yang tidak sesuai dengan peraturan, pelaku usaha yang masih menerapkan klausula baku apabila timbulnya kerusakan atau kehilangan yang dialami konsumen pengguna jasa parkir bahkan masyarakat tidak mengetahui perjanjian apakah yang melandasi perparkiran di Yogyakarta khususnya di Penitipan Sepeda Motor “ TERLINDUNG “. Hal ini perlu diketahui agar masalah yang timbul dikemudian hari dapat diselesaikan dengan mudah.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian yang bersifat deskriptif dengan mengguna data sekunder dan data primer. Data akan disajikan secara deskriptif analitis dan data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis secara normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum Penitipan Sepeda Motor “ TERLINDUNG “ di Kawasan Stasiun Kereta Api Lempuyangan Yogyakarta dengan konsumen atau pengguna jasa parkir adalah Perjanjian Penitipan Barang dan bertanggungjawab apabila terjadi wanprestasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Parking service is already a requirement for vehicle owners in big cities including Yogyakarta. Therefore, parking lots become a prospective business. The phenomena of parking problems happen not only in urban centers or shopping centers, tourism objects, but also can even happen in the train stations which are also lively centers in Yogyakarta. This is caused by the huge numbers of the people of Yogyakarta work outside the city such as in Solo, Semarang, Cirebon, Jakarta, Surabaya and in other cities in Java. The parking problems phenomena which often occur are illegal vallet, illegal ticketing, illegal parking fee which does not comply with the regulation, bussinesses that still apply the standard clause in the occurance of damage or loss experienced by the parking consumers even when the society does not know the underlying parking agreements in Yogyakarta, particularly in the motorcycle custody “ TERLINDUNG “. This issue is to be noted so that the problems arise in the future can be resolved effectively.
The method used in this research is the normative juridicial approach with the descriptive research specification by using the secondary data and the primary data. The data will be presented in a descriptive analysis, and the collected data will be analyzed in normative qualitative.
The results shows that the legal relationship of Motorcycle Custody "TERLINDUNG" in Lempuyangan train station area, Yogyakarta, with the costumer is a baggage agreement and is responsible in the event of default.




Kata kunciPerlindungan Hukum, Konsumen, Perparkiran, Penitipan Sepeda Motor.
Pembimbing 1I Ketut Karmi Nurjaya, S.H.,M.Hum
Pembimbing 2Suyadi, S.H.,M.Hum
Pembimbing 3
Tahun2012
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.