| NIM | C1C018057 |
| Namamhs | ISNAENI ALFITRIYATI |
| Judul Artikel | Peran Efikasi Diri dalam Memoderasi Pengaruh Unsur The Fraud Hexagon terhadap Kecurangan Akademik |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecurangan akademik di Indonesia marak dengan ujud plagiarisme baik dilakukan oleh pelajar maupun akademisi dengan gelar yang cukup tinggi (Akbar, 2021). Faktor yang memungkinkan seseorang melakukan kecurangan terutama plagiarisme yaitu: (1) ingin cepat dan instan mendapatkan sesuatu, dan (2) rasa malas berpikir (Akbar, 2021). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran efikasi diri dalam memoderasi pengaruh unsur the fraud hexagon terhadap kecurangan akademik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Jurusan Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2018-2021. Sebanyak 120 mahasiswa dipilih dengan metode proporsionate random sampling dari populasi sebanyak 576 mahasiswa. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa rasionalisasi, kemampuan, dan kolusi berpengaruh dalam meningkatkan kecurangan akademik. Tekanan, kesempatan, dan arogansi tidak berpengaruh dalam meningkatkan kecurangan akademik. Efikasi diri mampu memoderasi pengaruh tekanan terhadap kecurangan akademik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Academic fraud in Indonesia is rife with the form of plagiarism both carried out by students and academics with quite high degrees (Akbar, 2021). Factors that allow someone to commit fraud, especially plagiarism, namely: (1) wanting to quickly and instantly get something, and (2) feeling lazy to think (Akbar, 2021). The purpose of this study was to determine the role of self-efficacy in weakening the effect of the fraud hexagon on academic fraud. The populations in this study were active students of the Accounting Department, Jenderal Soedirman University, and class off 2018-2021. A total of 120 students were selected by proporsionate random sampling method from a population of 576 students. The results of this study prove that rationalization, ability, and collusion have an effect on increasing academic fraud. Pressure, opportunity, and arrogance had no effect on increasing academic fraud. Self-efficacy is able to moderate the effect of pressure on academic fraud. |
| Kata kunci | Kecurangan Akademik, Hexagon Theory, Efikasi Diri |
| Pembimbing 1 | Dr. Poppy Dian Indira K, S.E, M.Si, Ak, CA |
| Pembimbing 2 | Drs. Agus Sunarmo, M.M, Ak, CA |
| Pembimbing 3 | Dr. Wita Ramadhanti, S.E, MSA, Ak |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2023-04-12 20:26:01.992896 |
|---|