| NIM | G1B008111 |
| Namamhs | REGINA KUSUMANINGTYAS |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKSUALITAS REMAJA PADA ORANG TUA DI DESA KUDAILE KABUPATEN TEGAL |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pendidikan seksual adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan dan membentuk manusia-manusia dewasa yang dapat menjalani kehidupan yang bahagia, dapat mempergunakan fungsi seksnya serta bertanggungjawab baik dari segi individu, sosial maupun agama. Setelah dilakukan studi pendahuluan di Desa Kudaile ada remaja berusia 10-24 tahun yang seharusnya masih usia sekolah tetapi sudah menikah. Orang tua merupakan salah satu diantara komponen sosial yang ikut mempengaruhi sikap anak dan mempunyai peran penting dalam memberikan pendidikan seks kepada anaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pendidikan, persepsi dan akses informasi terhadap pemberian pendidikan seksual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Papulasi penelitian sebanyak 442 KK dengan sampel 80 KK diambil secara acak menggunakan Cluster Random Sampling. Teknik analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,000), pendidikan (p=0,000), persepsi (p=0,007) berhubungan dengan pemberian pendidikan seksual sedangkan akses informasi (p=0,310) tidak ada hubungan dengan pemberian pendidikan seksual. Saran bagi orang tua diharapkan dapat lebih mengawasi pergaulan anak remaja nya dan lebih meningkatkan kembali perannya dalam pendidikan kesehatan reproduksi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sexual education is a conscious effort to prepare and establish adult humans that can live a happy life, be able to use the sexual function and responsible both in individual, social and religious aspects. After performing preliminary study in the Kudaile village, it was found that there were teenagers aged 17-20 who should be in school age but actually are married. Parents are among the social components that influence the teenagers’ attitudes and have an important role in providing sex education to their children. The purpose of this study was to determine whether there were relationships between knowledge, education, perception of and access to information on the provision of sexual education. This study used analytic descriptive by cross-sectional approach. Research population amounted to 442 households with the samples of 80 households drawn randomly using Cluster Random Sampling. Data analysis techniques included univariate and bivariate analyses. The results showed that knowledge (p = 0,000), education (p = 0,000), and perception (p = 0,007) variables associated with the provision of sex education while the access to information (p = 0,310) had no connection with the provision of sexual education. As a suggestion, parents are expected to give more supervision on their children’s social relationships and further enhance their role in reproductive health education. |
| Kata kunci | Pendidikan seksual, Orang tua |
| Pembimbing 1 | Drs. Bambang Hariyadi, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Elviera Gamelia, S.KM, M.Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|