| NIM | D1A019212 |
| Namamhs | NISFATUL LAELIA |
| Judul Artikel | PENGARUH PENINGKATAN BIOSECURITY TERHADAP TINGKAT MORTALITAS DAN PERFORMA AYAM BROILER DI PT BUSS SUKABUMI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Magang berjudul “Pengaruh Peningkatan Biosecurity Terhadap Tingkat Mortalitas Dan Performa Ayam Broiler Di Pt Buss Sukabumi” telah dilaksanakan pada tanggasl 13 September 2021 sampai 21 Desember 2021, bertembpat di Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Magang ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas ayam broiler khususnya tingkat mortalitas, pertambahan bobot badan, FCR, dan IP dengan fokus pada perlakuan biosekutiti yang berbeda. Program biosekuriti pada pemeliharaan periode 1 tidak dilakukan secara rutin dan hanya melakukan sanitasi 1 kali dalam seminggu dan tanpa melakukan dipping sebelum masuk kandang, sedangkan pada periode 2 dilakukan sanitasi kandang secara rutin 2 – 3 kali dalam seminggu menggunakan disinfektan dan melakukan dipping sebelum masuk kandang untuk mencegah penyebaran penyakit dari luar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil pengamatan secara langsung menunjukkan bahwa tingkat mortalitas pada periode 1 adalah 8,86% dan pada periode 2 adalah 6,39%. Rata-rata bobot badan pada periode 1 adalah 1,2 kg dan pada periode 2 adalah 1,5 kg. Nilai FCR pada periode 1 adalah 1,9 dan pada periode 2 adalah 1,5. Nilai indeks produksi pada periode 1 adalah 211 dan pada periode 2 adalah 322. Kesimpulannya, pelaksanaan biosecurity berupa sanitasi kandang secara rutin 2 – 3 kali dalam satu minggu menggunakan desinfektan dan program dipping sebelum masuk kandang menghasilkan tingkat mortalitas yang rendah dan performa ayam yang optimal.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The internship entitled "The Effect of Increasing Biosecurity on Broiler Mortality and Performance Levels at Pt Buss Sukabumi" was held from 13 September 2021 to 21 December 2021, located in Bojongtipar Village, Jampang Tengah District, Sukabumi Regency, West Java. This internship aims to determine the productivity of broiler chickens, especially the mortality rate, body weight gain, FCR, and IP with a focus on different biosecurity treatments. The biosecurity program in maintenance period 1 was not carried out routinely and only sanitized once a week and without dipping before entering the cage, while in period 2, cage sanitation was carried out routinely 2-3 times a week using a disinfectant and dipping before entering the cage to prevent the spread of disease from outside. The analytical method used is descriptive analysis. The results of direct observation showed that the mortality rate in period 1 was 8.86% and in period 2 was 6.39%. The average body weight in period 1 was 1.2 kg and in period 2 was 1.5 kg. The FCR value in period 1 was 1.9 and in period 2 was 1.5. The production index value in period 1 was 211 and in period 2 was 322. In conclusion, the implementation of biosecurity in the form of routine cage sanitation 2-3 times a week using a disinfectant and dipping program before entering the cage resulted in low mortality rates and optimal chicken performance. |
| Kata kunci | Biosecurity, mortalitas, pertambahan bobot bada, FCR, IP |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Ismoyowati, S. Pt., M.P. IPU |
| Pembimbing 2 | Mochamad Sugiarto, S. Pt., M.M., Ph.D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2023-04-09 13:59:45.155121 |
|---|