| NIM | G1A019068 |
| Namamhs | RUSY KINANTHI |
| Judul Artikel | GAMBARAN KLINIS OTOMIKOSIS DI RS MARGONO SOEKARJO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Otomikosis merupakan penyakit pada liang telinga bagian luar yang disebabkan karena mikroorganisme jamur. Tanda yang ditemukan pada penderita otomikosis pun dapat bervariasi. Mulai dari edem atau kemerahan pada liang telinga luar, nyeri pada tragus, adanya cairan atau terdapat massa jamur yang ditemukan melalui pemeriksaan secara klinis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran klinis pada pasien terdiagnosis otomikosis di RS Margono Soekarjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study yang menggunakan data primer diambil pada bulan Juli-November 2022 di poliklinik THT-KL RS Margono Soekarjo. Data diambil melalui tahapan anamnesis dan pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis THT-KL. Setelah otomikosis terdiagnosis secara klinis selanjutnya dilakukan dokumentasi pada lembar pemeriksaan pasien terkait karakteristik subyek dan gambaran klinis berupa gejala dan tanda yang dialami subyek. Analisis data yang dilakukan merupakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi gambaran klinis pada subyek penelitian. Total sampel yang didapatkan adalah 46 sampel dari 42 subyek terdiagnosis otomikosis dengan rentang usia 17-73 tahun dengan usia yang rentan mengalami otomikosis adalah 26-35 tahun. Gambaran klinis berupa gejala yang umum dikeluhkan adalah rasa gatal (80,43%). Gejala lain yang umum ditemukan adalah ketulian (78,26%) dan rasa tersumbat di telinga (73,91%). Sementara tanda yang umum ditemukan ketika dilakukan pemeriksaan fisik adalah massa jamur (100%) massa jamur yang umum ditemukan adalah massa keputihan. Selain itu terdapat tanda yang umum ditemukan berupa discharge (63,04%) dan perforasi (60,87%). Otomikosis merupakan penyakit yang umum ditemukan pada dewasa muda. Gejala dan tanda otomikosis bervariasi namun yang umum ditemukan adalah gejala berupa gatal, tuli dan rasa tersumbat pada telinga. Sementara tanda yang umum ditemukan adalah adanya massa jamur pada telinga, adanya cairan yang keluar dari telinga serta terdapat perforasi di telinga. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Otomycosis is a disease of the outer ear canal caused by fungal microorganisms. Signs found in patients with otomycosis may also vary, such as edema, redness of the outer ear canal, tragus pain, discharge, or fungal mass through the clinical examination. This study aimed to determine the clinical features of patients diagnosed with otomycosis at Margono Soekarjo Hospital. This research was a descriptive study with a cross-sectional approach using primary data from July-November 2022 at the ENT clinic, Margono Soekarjo Hospital. An ENT specialist took data through the stages of anamnesis and physical examination. After otomycosis is clinically diagnosed, further documentation is carried out on the patient’s examination sheet regarding the characteristics of the subject and the clinical features in the form of symptoms and signs experienced by the subject. The data analysis performed was a univariate analysis to demonstrate the frequency distribution of clinical features in the study subjects. The total samples obtained are 46 samples from 42 subjects diagnosed with otomycosis with an age range of 17-73 years, and the susceptible age to undergo otomycosis is 26-35 years. The most common symptom is itching (80,43%). Other commonly found symptoms are hearing loss (78,26%) and a sensation of blockage in the ears (73,91%). At the same time, the sign commonly found in the physical examination is a fungal mass (100%). The most typical form of fungal group is white mass. In addition, signs are frequently found in discharge (64,04%) and perforation (60,87%). Otomycosis is a common disease in young adults. Symptoms and signs of otomycosis vary, but the common symptoms are itching, hearing loss, and the sensation of blockage in the ears. At the same time, the common signs are fungal mass in the ear, discharge, and perforation of the ear |
| Kata kunci | gambaran klinis, otomikosis |
| Pembimbing 1 | Dr. dr. Anton Budhi Darmawan, M. Kes, Sp. THT-BKL. SubSp. Oto(K) |
| Pembimbing 2 | dr. Nia Krisniawati, Sp. MK |
| Pembimbing 3 | dr. Wahyu Dwi Kusdaryanto, Sp.THT-KL |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2023-03-26 19:50:08.769132 |
|---|