Artikel Ilmiah : G1A019078 a.n. SALMA SHAFIYATU MAULANA

Kembali Update Delete

NIMG1A019078
NamamhsSALMA SHAFIYATU MAULANA
Judul ArtikelPerbedaan Hemodinamik Pasien yang Dilakukan ERACS dan Non ERACS pada Tindakan Seksio Sesarea di RSUD Pro. Dr. Margono Soekarjo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peningkatan persalinan seksio sesarea mengharuskan adanya peningkatan
pelayanan perioperatif yaitu dengan metode ERACS. Enhanced Recovery After
Cesarean Section (ERACS) merupakan managemen perioperatif untuk mempercepat
pemulihan pasien. Metode ini mulai dikembangkan di beberapa rumah sakit tetapi studi
terkait ERACS masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan
hemodinamik pada pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS pada tindakan
seksio sesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Penelitian observasional dengan
desain cross-sectional. Sampel terdiri atas 2 kelompok yaitu pasien yang dilakukan
ERACS dan Non ERACS dengan masing-masing sebanyak 43 pasien. Sampel diambil
dengan teknik consecutive sampling dan menggunakan data rekam medis. Data
dianalisis menggunakan independent t-test. Terdapat perbedaan tekanan darah sistolik
(p = 0,000), tekanan darah diastolik (p = 0,02) dan tekanan arteri rata-rata (p = 0,004)
yang signifikan pada tahap intraoperatif pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS
pada tindakan seksio sesarea (p <0,05). Tidak terdapat perbedaan denyut nadi pada
intraoperatif (p = 0,24) pada pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS pada
tindakan seksio sesarea. Metode Non ERACS memiliki risiko lebih tinggi kejadian
hipotensi dan bradikardia dibandingkan dengan metode ERACS.
Abtrak (Bhs. Inggris)An increase cesarean section requires an improvement in perioperative care,
the ERACS method. Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS) is
perioperative management to accelerate patient recovery.This method has started to
develop in several hospitals but studies related to ERACS are quite yet. This study
aimed to determine the differences in hemodynamics in patients performed by ERACS
and Non ERACS during cesarean section at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Observational study with a cross-sectional design. The sample consisted of 2 groups,
namely patients who underwent ERACS and Non ERACS with 43 patients each.
Samples were taken with consecutive sampling techniques and using medical record
data. The data were analyzed using an independent t-test. There was a significant
difference in systolic blood pressure (p = 0.000), diastolic blood pressure (p = 0.02)
and mean arterial pressure (p = 0.004) in the intraoperative phase of patients
performed by ERACS and Non ERACS in cesarean section (p < 0.05). There was no
difference in heart rate in intraoperative (p = 0.24) in patients performed by ERACS
and Non ERACS for cesarean section. Non ERACS method has a higher risk of
developing hypotension and bradycardia than the ERACS method.
Kata kunciseksio sesarea, metode ERACS, tekanan darah, denyut nadi
Pembimbing 1dr. Tendi Novara, M.Si.Med., Sp. An. KAO
Pembimbing 2dr. Aditiyono, Sp. OG. Subsp. Onk
Pembimbing 3-
Tahun2023
Jumlah Halaman81
Tgl. Entri2023-03-21 14:12:19.207295
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.