Artikel Ilmiah : J1A017036 a.n. FAJAR BAYU FIRMANSYAH

Kembali Update Delete

NIMJ1A017036
NamamhsFAJAR BAYU FIRMANSYAH
Judul ArtikelSUBTITLING STRATEGIES OF VERBAL HUMOR AND ITS ACCEPTABILITY IN AVATAR: THE LAST AIRBENDER SERIES
Abstrak (Bhs. Indonesia) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe humor dan strategi penerjemahan serta aspek keberterimaan penerjemahan humor verbal dalam Avatar: The Last Airbender Series. Teori-teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah teori tipe humor oleh Raphaelson-West (1989), teori strategi penerjemahan oleh Gottlieb (1992), dan teori keberterimaan penerjemahan yang dikemukakan oleh Nababan, et al. (2012). Selain itu, untuk menjawab pertanyaan pada rumusan masalah, peneliti menggunakan metode kualitatif desktiptif. Kuesioner dengan masukan dari responden juga menjadi pertimbangan dalam menganalisis penelitian ini. Berdasarkan hasil dari penelitian, ditemukan bahwa terdapat 83 humor verbal dalam Bahasa inggris yang diucapkan oleh semua karakter dalam serial tersebut, 83 humor verbal ini terdiri dari (75%) universal humor, (25%) linguistic humor, and (5%) cultural humor. Humor yang paling dominan dalam serial ini adalah universal humor karena humor tersebut tidak mengandung aturan tata Bahasa atau budaya apapun dan menampilkan humor yang ringan yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Lebih lagi, temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi subtitling yang digunakan hanya 8. Strategi yang muncul terdiri dari (56%) transfer, (18%) paraphrase, (10%) expansion, (6%) imitation, (4%) transcription, and (2%) dislocation, condensation, and deletion. Transfer strategy mendominasi temuan karena humornya ringan dan kata, frase, ujaran yang digunakan dalam serial ini familiar serta menggunakan Bahasa yang umum. Selain itu, aspek keberterimaan pada data sebagian besar dapat diterima, dengan total (81%) data dapat diterima dan (19%) data kurang dapat diterima. Oleh karena itu, subtitle humor verbal dalam Avatar: The Last Airbender Series secara umum sudah layak dan memadai, sehingga dapat menyampaikan makna dan aspek humor dari serial tersebut dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan strategi penerjemahan yang diterapkan untuk setiap tipe humor verbal dan menghasilkan tingkat keberterimaan yang tinggi pada Avatar: The Last Airbender Series.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to analyze the types of humor and translation strategies as well as the acceptability aspect of the translation of verbal humor in Avatar: The Last Airbender Series. The theories applied in conducting this research are types of humor theory by Raphaelson-West (1989), theory of translation strategies by Gottlieb (1992), and theory of translation acceptability proposed by Nababan, et al. (2012). Moreover, to answer the research questions, the researcher utilizes the descriptive qualitive method. A questionnaire with inputs from raters is also taken into consideration in analyzing this research. Based on the result of research, there are 83 verbal humors in English uttered by all of the characters in the series. These 83 verbal humors utterances consist of (75%) universal humor, (20%) linguistic humor, and (5%) cultural humor. The most dominant humor in this series is universal humor since the humor does not contain any grammatical or cultural rules and displays light humor that people can enjoy. Furthermore, the findings of this research show that the subtitling strategies employed are only 8. The strategies that appear consist of (56%) transfer, (18%) paraphrase, (10%) expansion, (6%) imitation, (4%) transcription, and (2%) dislocation, condensation, and deletion. The transfer strategy dominates the findings since the humor is light and the words, phrases, and utterances used in this series are familiar as well as using common language. Besides, the acceptability aspect of the data is predominantly acceptable, with a total of (81%) of the data being acceptable and (19%) of the data being less acceptable. Thus, the subtitle of verbal humors in Avatar: The Last Airbender Series is generally decent and sufficient, so that it can convey the meaning and humor aspects of the series well. It is proved by the use of translation strategies that are implemented for each category of verbal humor and result in the high level of acceptability in the Avatar: The Last Airbender Series.
Kata kunciKajian Penerjemahan, Penerjemahan Humor, Strategi Penerjemahan, Keberterimaan, Serial Avatar: The Last Airbender.
Pembimbing 1Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Nadia Gitya Yulianita, S.Pd., M.Li.
Pembimbing 3Raden Pujo Handoyo, S.S., M.Hum.
Tahun2023
Jumlah Halaman156
Tgl. Entri2023-03-04 21:11:17.358841
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.