| NIM | A1D007046 |
| Namamhs | JUNEDI |
| Judul Artikel | kajian sifat fisikokimia dan sensori ekstrak etanol daun tembakau |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tembakau (Nicotiana tabacum) merupakan tanaman yang telah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh manusia terutama sebagai bahan utama rokok. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh bentuk daun, waktu ekstraksi dan rasio bahan : pelarut etanol terhadap sifat fisikokimia dan sensori ekstrak etanol daun tembakau. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Ada 3 faktor yang dicoba yaitu bentuk daun (A) yang terdiri atas 2 taraf yaitu daun utuh (A1) dan serbuk daun (A2), waktu ekstraksi (B) yang terdiri atas 3 taraf yaitu 1 jam (B1), 3 jam (B2) dan 5 jam (B3) serta rasio bahan : pelarut etanol (C) yang terdiri atas 2 taraf yaitu 1 : 10 (b/v) (C1) dan 1 : 15 (b/v) (C2). Variabel yang diamati adalah variabel fisikokimia yang terdiri dari rendemen dan pH serta variabel sensori yang terdiri dari aroma, warna dan tingkat kekeruhan. Data variabel fisikokimia dan sensori dianalisis dengan uji f dan bila terdapat keragaman dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan yang menghasilkan ekstrak daun tembakau dengan sifat fisikokimia dan sensori terpilih yaitu jenis daun segar, waktu ekstraksi 1 jam dan proporsi bahan : pelarut etanol 1 : 15 (b/v). Perlakuan ini menghasilkan rendemen 4,72 % dan pH 6,52. Kenampakan keruh (skor 3,9); warna hitam (skor 3,9) dan aroma tembakau kuat (skor 3,5). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tobacco (Nicotianatabacum) is a plant that has been known and used by humans, especially as the main ingredient of cigarettes. The purpose of this study is to examine the influence of leaf shape, extraction time and the ratio of solvent ethanol to chemical physical and sensory properties of ethanol extract of tobacco leaves. This research uses experimental methods to Group Random Design (GRD). There are 3 factors tested, namely the shape of leaves (A), which consists of 2 level which leaves intact (A1) and leaf powder (A2), extraction time (B), which consists of 3 level, which is 1 hour (B1), 3 hours (B2 ) and 5 hours (B3) and the ratio of ingredients: ethanol (C), which consists of 2 level is 1: 10 (w / v) (C1) and 1: 15 (w / v) (C2). Variables are variables comprising physicochemical yield and pH and sensory variables consisting of fragrance, color and turbidity. Physicochemical and sensory data variables analyzed by f and when there is diversity followed by Duncan's Multiple Range Test Test (DMRT).The results showed that the interaction of treatment with tobacco leaf extracts physicochemical and sensory properties of the selected types of fresh leaves, extraction time of 1 hour and proportion of ingredients: ethanol, 1: 15 (w / v). This treatment produced yield of 4.72% and a pH of 6.52. Turbid appearance (score 3.9), black (score of 3.9) and a strong tobacco flavor (score 3.5). |
| Kata kunci | Tembakau, ekstraksi, ekstrak etanol |
| Pembimbing 1 | Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|