Artikel Ilmiah : A1M008019 a.n. MARHAMATUS SA'ADAH

Kembali Update Delete

NIMA1M008019
NamamhsMARHAMATUS SA'ADAH
Judul ArtikelPENGARUH SUHU DAN LAMA PEMANASAN SUSPENSI PATI SERTA KONSENTRASI BUTANOL TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA PATI TINGGI AMILOSA DARI TAPIOKA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kondisi proses fraksinasi yang digunakan untuk memperoleh pati tinggi amilosa dalam penelitian ini meliputi suhu dan lama pemanasan suspensi pati serta konsentrasi butanol. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menentukan suhu pemanasan suspensi pati yang menghasilkan pati tinggi amilosa dengan kadar amilosa dan kelarutan yang tinggi; 2) menentukan lama pemanasan suspensi pati yang menghasilkan pati tinggi amilosa dengan kadar amilosa dan kelarutan yang tinggi; 3) menentukan konsentrasi butanol yang menghasilkan pati tinggi amilosa dengan kadar amilosa dan kelarutan yang tinggi; 4) menentukan kombinasi perlakuan antara suhu dan lama pemanasan suspensi pati serta konsentrasi butanol yang menghasilkan pati tinggi amilosa dengan kadar amilosa dan kelarutan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang dicoba yaitu suhu pemanasan suspensi pati (S1: 60°C; S2: 65°C dan S3: 70°C); lama pemanasan suspensi pati (W1: 40 menit dan W2: 60 menit); konsentrasi butanol (B1: 8%; B2: 10% dan B3: 12%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik yang menghasilkan tapioka tinggi amilosa dengan kadar amilosa dan kelarutan yang tinggi yaitu suhu pemanasan suspensi pati 70°C, lama pemanasan suspensi pati 40 menit dan konsentrasi butanol 10%. Kombinasi perlakuan ini memiliki kadar amilosa 76,86 %bk dan kelarutan 37,58 % serta rendemen 10,70 %; swelling power 11,32 %; kejernihan pasta 50,35 %T dan freeze-thaw stability 79,0 %sineresis.
Abtrak (Bhs. Inggris)The conditions of fractionation process that used to get high amylose starch in this research include variation of temperature and duration of starch suspension heating and butanol concentration. The aims of the research were to: 1) determine the temperature of starch suspension heating that produce high amylose starch with high amylose content and solubility; 2) determine the duration of starch suspension heating that produce high amylose starch with high amylose content and solubility; 3) determine the butanol concentration that produce high amylose starch with high amylose content and solubility; 4) determine the treatment combination between temperature and duration of starch suspension heating and butanol concentration that produce high amylose starch with high amylose content and solubility. This research used Completely Randomized Design. Tested factors were temperature of starch suspension heating (S1: 60°C, S2: 65°C and S3: 70°C); duration of starch suspension heating (W1: 40 minutes and W2: 60 minutes); butanol concentration (B1: 8%; B2: 10% and B3: 12%). The results showed that treatment combination with the high amylose content and solubility of high amylose tapioca obtained by 70°C temperature of starch suspension heating, 40 minutes duration of starch suspension heating and 10% butanol concentration. This treatment combination has 76.86% db amylose content and 37.58% solubility and 10.70% yield; 11.32% swelling power; 50.35 %T paste clarity and freeze-thaw stability was 79.0 %sineresis.
Kata kuncipati tinggi amilosa, suhu pemanasan, lama pemanasan, suspensi pati, konsentrasi butanol
Pembimbing 1Pepita Haryanti, S.TP., M.Sc.
Pembimbing 2Ir. Retno Setyawati, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2012
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.