Artikel Ilmiah : C2A018020 a.n. ILHAM KSATRIA

Kembali Update Delete

NIMC2A018020
NamamhsILHAM KSATRIA
Judul ArtikelSTRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA KALIGUA PAGUYANGAN DI KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pengunjung Agrowisata Kaligua Paguyangan, menghitung besarnya nilai WTP pengunjung, dan menentukan strategi pengembangan Agriwosata Kaligua Paguyangan di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan data primer kepada 96 responden yang dipilih secara acak pada bulan november hingga januari 2023. Metode penghitungan WTP dilakukan dengan skema penghitungan CVM, serta penentuan strategi pengembangan Agrowisata Kaligua Paguyangan dilakukan dengan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata WTP sebesar Rp6.562,5/pengunjung. Selain itu, hasil analisis SWOT yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa Agrowisata Kaligua Paguyangan berada pada kuadran II (diversifikasi strategi) yang artinya dalam kondisi sudah cukup bagus akan tetapi terdapat banyak hambatan atau ancaman, sehingga perlu dibuat strategi yang lebih beragam untuk mengantisipasi ancaman yang akan datang. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perlu adanya kolaborasi antara pengelola objek wisata Kaligua Paguyangan dengan Pemerintah Daerah secara masif dan terstruktur untuk mengembangkan objek wisata tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the characteristics of visitors to Kaligua Paguyangan Agrotourism, to calculate the value of visitors' WTP, and to determine the development strategy for Agriwosata Kaligua Paguyangan in Brebes Regency. This study used primary data on 96 respondents who were randomly selected from November to January 2023. The WTP calculation method was carried out using the CVM calculation scheme, and the determination of the strategy for developing Kaligua Paguyangan Agrotourism was carried out using the SWOT method. The results showed that the average value of the WTP was IDR 6,562.5/visitor. In addition, the results of the SWOT analysis that has been carried out show that Kaligua Paguyangan Agrotourism is in quadrant II (strategy diversification), which means that it is in pretty good condition but there are many obstacles or threats, so a more diverse strategy needs to be made to anticipate the threats that arise. will come. This finding implies that there is a need for massive and structured collaboration between the Kaligua Paguyangan tourism object manager and the Regional Government to develop this tourist attraction.
Kata kunciStategi Pengembangan Wisata, Willingness To Pay, Wisata Alam, Potensi Wisata.
Pembimbing 1Dr. Arintoko, S.E.,M.Si
Pembimbing 2Dr. E. Suharno, SE., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman1
Tgl. Entri2023-02-17 23:30:22.913531
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.