Artikel Ilmiah : I1A018024 a.n. MIRANDA FIRDAUS

Kembali Update Delete

NIMI1A018024
NamamhsMIRANDA FIRDAUS
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA
PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS TELUK
PUCUNG BEKASI UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Pada tahun 2020 terjadi Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan
masyarakat mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan terutama
pelayanan Keluarga Berencana (KB). Upaya untuk menangani pandemi Covid-19
dengan diberlakukan kebijakan PSBB yang berdampak angka cakupan KB
mengalami penurunan sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan ledakan
penduduk akibat dari meningkatnya angka kehamilan yang tidak diinginkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan isi dan lingkungan kebijakan pada
pelaksanaan kebijakan pelayanan KB pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas
Teluk Pucung.
Metodologi : Penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus
yang bertujuan untuk untuk menganalisis mengenai implementasi pelayanan
keluarga berencana pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Teluk Pucung.
Hasil Penelitian : Implementasi pelayanan KB pada saat pandemi Covid-19 di
Puskesmas Teluk Pucung telah dilaksanakan berdasarkan isi dan lingkungan
kebijakan. Namun, terdapat kendala yaitu kurangnya pelaksana program untuk
melaksanakan pelayanan KB di masa pandemi, belum tersedia SOP dan alur
layanan KB secara tertulis sehingga masyarakat membutuhkan waktu untuk
menerima kebijakan KB.
Kesimpulan : Implementasi pelayanan KB pada saat pandemi Covid-19 di
Puskesmas Teluk Pucung terlaksana, tetapi masih terdapat kendala dari sisi isi
kebijakan serta lingkungan kebijakan.
Saran : Merekrut pegawai sementara pada masa pandemi Covid-19 disesuaikan
dengan anggaran yang ada, membuat SOP secara tertulis untuk membantu petugas
kesehatan dalam menjalankan perannya, dan membuat alur pelayanan secara
tertulis untuk memudahkan pelayanan yang ada di puskesmas
Kata kunci : Implementasi, Kebijakan, Pelayanan KB, Covid-19
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Covid 19 Pandemic in 2020 resulted in difficulties with accessing
health services, especially family planning (FP) services. Efforts to deal with the
Covid-19 pandemic with the PSBB policy are implemented to decrease the number
of birth control coverage, which is feared to cause a population explosion due to the
increase in the number of unwanted pregnancies. This study aims to describe the
content and context of the implementation of family planning service policies
during the Covid-19 pandemic at Teluk Pucung Health Center.
Methodology: This research is qualitative research with a case study approach that
aims to analyze the implementation of family planning services during the Covid19 pandemic at Teluk Pucung Health Center.
Results: The implementation of family planning services during the Covid-19
pandemic at Teluk Pucung Health Center has been carried out based on the content
and context of the policy. However, there are obstacles, for example the lack of
program implementers to carry out family planning services during the pandemic,
the unavailability of Standard Operating Procedure (SOPs), and written flow of
family planning services so the community needs time to accept the family planning
policy.
Conclusion: The implementation of family planning services during the Covid-19
pandemic at Teluk Pucung Health Center was carried out, but there are obstacles
in terms of content and context of the policy
Suggestion : Recruiting temporary employees during the Covid-19 pandemic is
adjusted to the existing budget, make SOPs in writing to assist health workers in
carrying out their roles, and create a written flow of services to facilitate services in
the Health Center.
Keywords: Implementation, Policy, FP Services, Covid-19
Kata kunciImplementasi, Kebijakan, Pelayanan KB, Covid-19
Pembimbing 1Yuditha Nindya Kartika Rizqi, S.KM., M.P.H
Pembimbing 2Dr. Arih Diyaning Intiasari, S.KM., M.P.H
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2023-02-16 19:19:28.721285
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.