Artikel Ilmiah : H1B018054 a.n. ANNISA PUTRI FARADHILLA AGUSTIN

Kembali Update Delete

NIMH1B018054
NamamhsANNISA PUTRI FARADHILLA AGUSTIN
Judul ArtikelSKENARIO KEANDALAN TAMPUNGAN EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR IRIGASI
(Studi Kasus Proyek SI/DD Embung Kabupaten Blora)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Blora merupakan salah satu kabupaten di ujung timur Jawa Tengah yang berbatasan dengan Jawa Timur dengan luas wilayah 1.804,60 km2, yang sebagian besar wilayahnya merupakan daerah krisis air (baik untuk air minum maupun untuk irigasi). Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan pembangunan embung yang nantinya digunakan untuk menampung air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi air yang ada untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 185 ha, berdasarkan keandalan debit inflow dan untuk mempersiapkan agar di beberapa kondisi debit inflow waduk dapat selalu memasok air secara cukup. Metode yang digunakan dalam studi ini merupakan tampungan dengan menggunakan 4 skenario kondisi debit bersumber dari Montarcih (2018), yaitu skenario menggunakan debit air cukup (26%), debit air normal (50,7%), debit air rendah (75,3%), dan debit musim kering (97,3%), dengan data sekunder yang ada. Hasil keandalan yang didapatkan yaitu dengan debit air cukup (26%) 88,462%, debit air normal (50,7%) 82,692%, debit air rendah (75,3%) 64,103%, dan debit musim kering (97,3%) 43,269%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Blora is one of the regencies on the eastern tip of Central Java which borders East Java with an area of 1,804.60 km2, most of which is a water crisis area (both for drinking water and for irrigation). One effort to overcome this problem is to build a reservoir which will later be used to store water. This study aims to determine the potential of existing water to meet the needs of irrigation water for an area of 185 ha, based on the reliability of inflow discharge and to prepare so that in some conditions the inflow discharge of the reservoir can always supply enough water. The method used in this study is a reservoir using 4 scenarios of discharge conditions sourced from Montarcih (2018), namely scenarios using sufficient water discharge (26%), normal water discharge (50.7%), low water discharge (75.3%) ), and dry season discharge (97.3%), with existing secondary data. The reliability results obtained are sufficient water discharge (26%) 88.462%, normal water discharge (50.7%) 82.692%, low water discharge (75.3%) 64.103%, and dry season discharge (97.3%) 43.269%.
Kata kunciEmbung, Skenario, Debit Andalan, Keandalan Tampungan
Pembimbing 1Dr. Eng Purwanto B. S., S.T., M.T.
Pembimbing 2Dr.-Ing Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2023-02-16 07:04:57.669531
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.