Artikel Ilmiah : I1A018040 a.n. HANA IVON SAFITRI

Kembali Update Delete

NIMI1A018040
NamamhsHANA IVON SAFITRI
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN UNMET NEED PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA SALEM KECAMATAN SALEM KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Desa Salem merupakan desa dengan angka unmeet need terbanyak di Kecamatan Salem Kabupaten Brebes dengan jumlah PUS bukan KB sebesar 36% dari jumlah PUS pada tahun 2019, kemudian mengalami kenaikan menjadi 37% pada tahun 2020 dan pada bulan September 2021 menjadi 40% dari jumlah PUS sebanyak 7514. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian unmet need pada WUS di Desa Salem Kecamatan Salem Kabupaten Brebes

Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu WUS Desa Salem sebanyak 1754 WUS dan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Penentuan sampling menggunakan teknik cluster random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat.

Hasil Penelitian : Ada hubungan antara dukungan suami dengan kejadian unmet need (p-value = 0,035), Tidak ada hubungan antara pengetahuan responden (p-value = 0,865), kualitas pelayanan KB (p-value = 0,386), akses pelayanan KB (p-value = 0,487), efek samping (p-value = 0,913) dengan kejadian Unmet Need di Desa Salem Kecamatan Salem Kabupaten Brebes.

Kesimpulan : Ada hubungan antara dukungan suami responden dengan kejadian Unmet Need di Desa Salem dengan nilai odds ratio pada tabel risk estimate sebesar 2,813. Penyedia layanan KB dan instansi pemerintahan Desa Salem perlu meningkatkan keikutsertaan suami dalam kegiatan konseling, edukasi maupun perencanaan berkeluarga
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Salem Village is the highest number of unmeet need in Salem District, Brebes Regency with the number of couples fertilizer age that not participating in family planning is 36% from the number of couples fertilizer age in 2019, then increasing to 37% in 2020 and in September 2021 up to 40% from 7514 of couples fertilizer age. This research aims to find out the related factors of unmet need group among reproductive age women in Salem Village, Salem District, Brebes Regency.

Methods: This research used a quantitative method with a cross-sectional approach. The population of this research consisted of 1754 women reproductive age, 95 women reproductive age drawn from the population through a cluster random sampling strategy. The data were analyzed using univariate and bivariate analyses.

Results : There was significant relation between husband support with unmet need (p-value = 0,035), There were no relation between respondents knowledge (p-value = 0.865), quality of family planning services (p-value = 0.386), access to family planning services (p-value = 0.487), side effects (p-value = 0.913) with the Unmet Need incident in Salem Village, Salem District, Brebes Regency.

Conclusions : There was significant relation between husband support with unmet need in Salem Village with odds ratio in risk estimate table of 2,813. Family planning service providers and government agencies in Salem Village need to increase the husband’s participation in counseling, education and family planning activities.
Kata kunciDukungan Suami, Keluarga Berencana, WUS, Unmet need
Pembimbing 1Colti Sistiarani, S.KM., M.Kes
Pembimbing 2Dr. Eri Wahyuningsih, S.Ked., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-02-15 16:16:58.53186
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.