Artikel Ilmiah : G1A019113 a.n. FARAND ARDHANA

Kembali Update Delete

NIMG1A019113
NamamhsFARAND ARDHANA
Judul ArtikelKUALITAS HIDUP PADA PASIEN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) YANG SEDANG MENJALANI PENGOBATAN DI PANTI PENGOBATAN TRADISIONAL AMONG JIWO CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Gangguan jiwa adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup serius. Prevalensi ODGJ di dunia semakin meningkat tiap tahun di negara berkembang. Salah satu masalah pada orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ adalah perubahan kualitas hidup. Kualitas hidup adalah interpretasi secara subjektif dan bersifat multidimensi mengenai kepuasan dan kesejahteraan umum dari kehidupan seseorang. ODGJ memiliki kualitas hidup yang lebih buruk daripada orang yang normal. Pengobatan ODGJ bertujuan agar kualitas hidupnya tidak semakin memburuk. Pengobatan tradisional memegang peranan penting di Indonesia. Tidak sedikit keluarga yang memercayakan anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa untuk berobat ke pengobatan tradisional.
Tujuan: Mengetahui gambaran kualitas hidup pasien ODGJ yang sedang menjalani pengobatan di Panti Pengobatan Tradisional Among Jiwo Cilacap.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan desain pengambilan sewaktu atau cross sectional. Populasi terjangkau penelitian ini adalah pasien ODGJ yang sedang menjalani pengobatan di Panti Pengobatan Tradisional Among Jiwo Cilacap. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa kuesioner MHQoL. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat menggunakan software pengolah data SPSS versi 25.
Hasil: Dihasilkan data jawaban responden mengenai gambaran demografi dan kualitas hidup mereka. Responden yang mendapat skor total 19-21 dari kuesioner kualitas hidup MHQoL-7D menunjukkan bahwa sejumlah (55,8%) responden memiliki gambaran kualitas hidup yang baik, dan sisa responden lainnya mendapat skor total 8-17 menunjukkan bahwa sejumlah (44,2%) responden memiliki gambaran kualitas hidup yang cukup. Sejumlah 27 responden (62,7%) memilih indeks skala 7-10 dalam kuesioner MHQoL-VAS menunjukkan bahwa responden memiliki kesejahteraan psikologi yang baik.
Kesimpulan: Mayoritas pasien ODGJ yang menjalani pengobatan tradisional berupa terapi “hati” dan pengajian serta dzikir di Panti Pengobatan Tradisional Among Jiwo Cilacap memiliki gambaran kualitas hidup yang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Mental illness is a severe health problem. The prevalence of ODGJ in the world is increasing yearly in developing countries. One of the problems in people with mental illness or ODGJ is changing their quality of life. Quality of life is subjective and multidimensional, considering the satisfaction and general welfare of someone's life. ODGJ have a worse quality of life than ordinary people. The treatment of mental illness is significant in preventing their quality of life does not worsen. Traditional medicine plays a vital role in Indonesia. Numerous families trust their family members with mental illness medicated to the traditional medicine centre.
Purpose: To determine the description of the quality of life of ODGJ patients who are undergoing treatment at the Among Jiwo Traditional Medicine Center in Cilacap
Methods: This study employed a descriptive observational method design while taking or cross-sectional. This study's reachable populations are ODGJ patients undergoing treatment at the Medical Center Traditional Among Jiwo Cilacap. This study made use of a measuring tool in the form of a MHQoL questionnaire. The data analysis technique utilized univariate analysis using SPSS data processing software version 25
Results: Generated data on respondents' answers regarding demographic descriptions and their quality of life. Respondents who got a total score of 19-21 on the questionnaire MHQoL-7D quality of life showed that a number (55.8%) manifested a good quality of life, and the rest of the respondents got a total score of 8-17 showed that a number (44.2%) manifested a modest quality of life. A total of 27 respondents (62.7%) chose an index scale of 7-10 in the questionnaire. The MHQoL-VAS proved that the respondents had good psychological well-being.
Conclusion: Most ODGJ patients who underwent traditional treatment were spiritual therapy, mediated Quran recitation, and dhikr at the Traditional Medicine Center Among Jiwo Cilacap manifested a good quality of life.
Kata kunciKualitas Hidup, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Pengobatan Tradisional
Pembimbing 1Rahmawati Wulansari, Psi.,M.Si.
Pembimbing 2dr. Amalia Muhaimin, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2023-02-08 10:25:14.974822
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.