| NIM | G1A019088 |
| Namamhs | NOURMALA ZUANILASARI ZULCHAQUNNISA |
| Judul Artikel | Hubungan Kenaikkan Berat Badan Ibu Hamil Trimester 3 dengan Kejadian Preeklamsia di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2021-2022 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang : Kejadian preeklamsia dan eklamsia biasanya akan muncul setelah minggu ke 20 kehamilan dan peluang kejadiannya akan semakin meningkat bersamaan dengan bertambahnya usia kehamilan. Kenaikan Gestational Weight Gain (GWG) yang berlebihan berhubungan dengan hasil kehamilan yang merugikan yaitu preeklamsia, makrosomia, diabetes gestasional, dan retensi berat badan pasca persalinan. Tujuan : Meneliti hubungan antara kenaikan berat badan ibu hamil trimester 3 dengan kejadian preeklamsia. Metodologi : Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan studi case control. Jumlah sampel untuk tiap kelompok yang diperlukan adalah 91. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling, yaitu simple random sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan rekam medis dan dianalisa menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil : Didapatkan angka kenaikkan berat badan tertinggi adalah normal. Kejadian jenis preeklamsia yang paling tinggi yaitu preeklamsia dengan gejala berat sebanyak 60 orang. Hasil uji statistik menunjukkan p=0,004. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kenaikkan berat badan ibu hamil trimester 3 dengan kejadian preeklamsia di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2021-2022.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background : The incidence of preeclampsia and eclampsia will usually appear after the 20th week of pregnancy and the chances of their occurrence will increase along with increasing gestational age. An excessive increase in Gestational Weight Gain (GWG) is associated with adverse pregnancy outcomes, namely preeclampsia, macrosomia, gestational diabetes, and postpartum weight retention. Objective : To examine the relationship between the increase weight gain of third trimester pregnant women with the incidence of preeclampsia. Methodology : The design of this study was an analytic observational study with a case control approach. The required number of samples for each group is 91. Sampling was carried out using probability sampling technique, namely simple random sampling methode with the inclusion and exclusion criteria. The research instrument used medical records and was analyzed using the chi square test with a significance level of p<0.05. Results : Obtained the highest weight gain rate is normal. The highest incidence of the type of preeclampsia is preeclampsia with severe symptoms in 60 people. The statistical test results shows p=0.004. Conclusion : There is a relationship between the increase of weight gain in third trimester pregnant women with the incidence of preeclampsia at Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto in 2021-2022.
|
| Kata kunci | Kata kunci : IMT, Kenaikkan berat badan, Preeklamsia. Keywords : BMI, weight gain, preeclampsia |
| Pembimbing 1 | dr. Edy Priyanto, Sp.OG-KFER., M.Kes |
| Pembimbing 2 | dr. Agus Budi Setiawan, Sp.BS |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 70 |
| Tgl. Entri | 2023-02-04 17:34:01.707338 |
|---|