Artikel Ilmiah : F1B015027 a.n. ANGGA MUSYAFFA

Kembali Update Delete

NIMF1B015027
NamamhsANGGA MUSYAFFA
Judul ArtikelKinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Penanggulangan Bencana Di Kota Tasikmalaya
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sebagai respon dari perubahan paradigma penanggulangan bencana yang
semula bersifat responsif menjadi preventif, pemerintah menyusun dan menetapkan
Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dalam
upaya dan peran serta daerah pada Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana,
maka Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya membentuk Badan Penanggulangan
Bencana Daerah Kota Tasikmalaya Penelitian ini dapat mengetahui faktor
penghambat yang ada di BPBD Kota Tasikmalaya dalam melakukan
penanggulangan bencana.
Metode penelitian yang digunakan, kualitatif dalam pendekatan deskriptif.
Sasaran penelitian ini, yaitu staf beserta jajaran BPBD Kota Tasikmalaya dan juga
beberapa tokoh masyarakat yang ada di Kota Tasikmalaya. Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan analisis interaktif yang diungkapkan Miles dan Huberman dan
validitas data menggunakan triangulasi data sumber.
Hasil penelitian menunjukan beberapa poin kesimpulan. Proses
penanggulangan bencana di awali dari respon masyarakat yang mengajukan
informasi bahwa telah mengalami bencana. Kemudian direspon oleh BPBD Kota
Tasikmalaya dengan melihat tingkat kerusakan dan menganalisis bencana yang
terjadi. Setelah itu, proses penyelenggaraan penanggulangan bencana dilakukan
oleh BPBD dengan membawa kebutuhan penanggulangan bencana darurat. Adapun
setelah itu, membantu masyarakat evakuasi dari lokasi. Dari tingkat durasi
dilakukan secara intensif baik secara formal dan informal.
Implikasi yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah meningkatkan
kapasitas dan kualitas sistem informasi, sumber daya manusia seperti aparatur
perangkat daerah, menyelenggarakan pengelolaan resiko bencana dalam kerangka
sistem penyelenggaraan penanggulangan bencana nasional, menyelenggarakan
penanganan bencana.
Abtrak (Bhs. Inggris)As a response for the changes of the disaster management paradigm which
was originally responsive becomes preventive, government drafting and enacting
laws number 24 on 2007 that talk about disaster management, in efforts and
participation of region to the implementation of disaster management, because of
that the Regional Government of Tasikmalaya establish establish a Disaster
Management Agency of Tasikmalaya.
Research method that has been used is Qualitative in descriptive approach.
The scope of this research is the staf of BPBD Tasikmalaya and some public figure
in Tasikmalaya. Data Collection Method that has been used in this research are
interview, observation and documentation. The analysis data is using interactive
analysis that has been used by Miles and Huberman and the data validity using
triangulation from the sources.
The results of the study show several points of conclusion. Bureaucratically,
the disaster management process begins with the response of the community who
submits information that they have experienced a disaster. Then the Tasikmalaya
City BPBD responded by looking at the level of damage and analyzing the disaster
that occurred. After that, the process of implementing disaster management is
carried out by BPBD by bringing the needs of emergency disaster management. As
for after that, help the community evacuate from the location. From the level of
duration it is carried out intensively both formally and informally.
The implications obtained from the results of this study are to increase the
capacity and quality of information systems, human resources such as regional
apparatus, carry out disaster risk management within the framework of the national
disaster management implementation system
Kata kunciBPBD Kota Tasikmalaya, Bencana Alam
Pembimbing 1Dr. Denok Kurniasih, M.Si
Pembimbing 2Drs. Darmanto Sahat S, M.Kes, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-02-02 15:45:31.246804
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.