| NIM | E1E003037 |
| Namamhs | WARIH PRIYONGGO |
| Judul Artikel | Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Atas Batik Banyumas Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dewasa ini bahasan mengenai topik Hak Kekayaan Intelektual sedang menghangat, dengan kasus diklaimnya karya cipta seni batik Indonesia. Pemerintah Indonesia tentu harus lebih tegas mengamankan aset-aset seni dan budayanya, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi pembentukan World Trade Organization (WTO) melalui Undang-Undang No. 7 tahun 1994. Batik merupakan karya cipta nenek moyang Bangsa Indonesia sejak berabad-abad lalu. Batik dengan berbagai ragam dan coraknya adalah kekayaan bangsa yang penting dan perlu terus dijaga dan dilindungi, termasuk di dalamnya Batik Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap ciptaan Batik Banyumas berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan konsep legis positivies. Spesifikasi penelitian ini adalah diskriptif dengan lokasi penelitian di Perpustakaan Unsoed. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa perlindungan hukum terhadap Hak Cipta batik Banyumas berdasarkan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 mencakup batik kontemporer dan tradisional. Batik kontemporer memperoleh perlindungan hukum karena termasuk dalam lingkup seni menurut ketentuan Pasal 12 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Adapun seni batik tradisional yang mengandung makna filosofis, simbolis dan nilai kesakralan serta digunakan sebagai busana dalam tatanan dan tuntunan budaya yang merupakan bagian dari folklor dilindungi dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Pasal 10 ayat (2) |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Today, the discussion on the topic of Intellectual Property Rights is being warmed, with the case of copyright claim of Indonesian batik art creations. Government of Indonesia, would be more firmly securing assets arts and culture, because Indonesia is one of countries that have ratified the establishment of the World Trade Organization (WTO) through the Law No. 7 Year 1994. Batik is the copyrighted work of the Indonesian ancestors since centuries ago. Batik with different varieties and shades is the important wealth of the nation and needs to be maintained and protected, including the Batik of Banyumas. The aim of research is to find out the legal protection of copyright the Banyumas Batik based on Law of the Republic of Indonesia No. 19 Year 2002 regarding Copyright. This research uses the normative juridical concept and legis positivies approach. Research specification is descriptive with research sites in Library of Unsoed. Based on the results of research, it can be concluded that legal protection of copyright the Banyumas Batik based on Law of the Republic of Indonesia No. 19 Year 2002 regarding Copyright includes contemporary and traditional batik. Contemporary batik obtains legal protection, because it falls within the scope of art according to the provisions of Article 12 paragraph (1) of Republic of Indonesia Law No. 19 Year 2002. Meanwhile, traditional batik which contains the philosophical meaning, symbolic and sacred values as well as used as a fashion in the cultural order and cultural guidance which is part of the folklore is protected under Law No. 19 Year 2002 Article 10 paragraph (2) |
| Kata kunci | perlindungan hukum hak cipta, seni batik Banyumas, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 |
| Pembimbing 1 | Eti Purwiyantiningsih |
| Pembimbing 2 | Agus Mardianto |
| Pembimbing 3 | Th. Sri Mayani, S.H. |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|