Artikel Ilmiah : F1A019046 a.n. LAUREN VANESA

Kembali Update Delete

NIMF1A019046
NamamhsLAUREN VANESA
Judul ArtikelSTRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA OLEH LPPSLH DI DESA
GERDUREN, KECAMATAN PURWOJATI, BANYUMA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rencana pembangunan merupakan pedoman bagi setiap negara. Rencana ini berkaitan
dengan segala aspek, salah satunya pariwisata. Banyumas merupakan Kabupaten di Jawa
Tengah. Kabupaten ini memiliki beberapa destinasi wisata, mulai rintisan, berkembang,
hingga maju. Salah satunya adalah Desa Gerduren. Desa ini dikembangkan oleh tiga
stakeholder. Fokus penelitian ini adalah pengembangan desa wisata lembaga selain
pemerintah, LPPSLH. LPPSLH atau Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya
dan Lingkungan Hidup merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Banyumas.
Lembaga ini dibentuk tahun 1981 dengan tujuan memberdayakan dan menjadikan
masyarakat mandiri melalui potensi daerah setempat. Tujuan penelitian ini untuk
mendeskripsikan strategi, faktor penghambat dan faktor pendorong dari pemberdayaan
masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Desa Gerduren, Purwojati, Banyumas
oleh LPPSLH. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat dalam
fenomenologi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif melalui wawancara
mendalam. Hasil penelitian menunjukkan ada empat strategi yang dilakukan LPPSLH,
antara lain; eksplorasi potensi wisata, sosialisasi masyarakat, pelatihan masyarakat, dan
penyedia sarana penunjang desa wisata. Di balik itu, ada beberapa faktor penghambat,
yakni rendahnya kapasitas sumber daya manusia serta kurangnya dana pembangunan.
Sedangkan, faktor pendorongnya adalah adanya sumber daya alam, kearifan budaya lokal,
dan dukungan dari pemerintah setempat. Akhirnya, pemberdayaan ini dapat
meningkatkan perekonomian, kuliner tradisional, dan kesenian tradisional.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development plan is one of the guidelines for every country. This plan is related to all aspects, one of which is tourism. Banyumas is a regency in Central Java. This district has several tourist destinations, starting from pioneering, developing, to advanced. One of the developing tourist villages in Banyumas is Gerduren Village. This village was developed by three stakeholders. The focus of this research is the development of the LPPSLH. LPPSLH or Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup is one of the non-governmental organizations in Banyumas. This institution was formed in 1981 with the aim of empowering and making the community independent through the potential of the local area. The purpose of this study is to describe the strategies, inhibiting factors and driving factors of community empowerment in the development of tourist villages in Gerduren Village, Purwojati, Banyumas by LPPSLH. This study uses the theory of community empowerment in phenomenology. This research method uses descriptive qualitative through in-depth interviews. The results of the study showed that there were four strategies carried out by LPPSLH, among others; tourism potential exploration, community outreach, community training, and providing facilities for supporting tourist villages. Behind that, there are several inhibiting factors, namely the low awareness of human resources and the lack of development funds. Meanwhile, the driving factor is the existence of natural resources, local cultural wisdom, and support from the local government. Finally, this empowerment can improve the economy, traditional culinary, and traditional arts.
Kata kunciPariwisata, LPPSLH, Desa Gerduren
Pembimbing 1Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Rili Windiasih, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Joko Santoso, M. Si.
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-01-09 20:42:19.976522
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.