Artikel Ilmiah : H1B019035 a.n. REGINA PARAHITA

Kembali Update Delete

NIMH1B019035
NamamhsREGINA PARAHITA
Judul ArtikelPENGEMBANGAN MODEL PENGISIAN DATA HUJAN DI DAS CIMANUK –
CISANGGARUNG MENGGUNAKAN GAUSSIAN COPULA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Data curah hujan adalah salah satu data yang memiliki peranan penting dalam perencanaan dan manajemen hidrologi. Namun, realita yang ada dilapangan menunjukan bahwa ketersediaan data hujan di setiap stasiun pengukur hujan tidak lengkap. Data curah hujan yang tidak lengkap dapat menyebabkan tidak efektif dan efisiennya perencanaan
dan perancangan bangunan air yang berperan penting dalam pengelolaan sumber daya air. Oleh karena itu, data curah hujan yang hilang dapat dilakukan perbaikan atau rekonstruksi. Pada penelitian ini akan dilakukan pengisian data curah hujan yang kosong atau hilang di DAS Cimanuk – Cisanggarung menggunakan metode Gaussian Copula. Metode ini memiliki keakuratan dengan mempertimbangkan aspek multivariat dari variabel yang akan dimodelkan.
Metode ini lebih unggul dalam hal estimasi titik dan memiliki ketepatan perkiraan interpolasi yang lebih baik. Dari pemodelan yang telah dilakukan, didapatkan suatu simulasi data hujan dengan parameter Gaussian Copula yang diestimasi atau dihitung menggunakan metode MCMC (Markov Chain Monte Carlo). Matriks korelasi antara data curah hujan simulasi dengan data curah hujan terukur di suatu stasiun pengukur hujan DAS Cimanuk – Cisanggarung berdasarkan hasil penelitian menunjukan hasil r = 1. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa data yang disimulasikan
memiliki kemiripan dengan data hasil pengukuran yang ada di lapangan. Evaluasi pemodelan juga dilakukan pada
penelitian ini. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan menggunakan parameter nilai statistika dasar, nilai koefisien korelasi, grafik ECDF, nilai MAE dan RMSE didapatkan bahwa pemodelan Gaussian Copula memiliki kehandalan atau keakuratan dalam mengisi data curah hujan yang kosong atau hilang di DAS Cimanuk – Cisanggarung.
Abtrak (Bhs. Inggris)Rainfall data is a crucial set of data for hydrological planning and manage-ment. However, the reality shows that the availability of rain data at each rain gauge station is incomplete. The planning and design of hydraulic structures, which are crucial for the watershed management, might become ineffective and inefficient as a result of
incomplete rainfall data. In order to restore or reconstruct the missing rainfall data, the missing data must be filled in. The Gaussian Copula method used in this research is used to fill in the empty or missing rainfall data in the
Cimanuk – Cisang-garung watershed. Due to the multivariate characteristics of the variables to be modeled, this method is accurate. This method has greater interpolated estimate accuracy and also is superior in terms of point
estimation. As a result of the modeling, it was possible to simulate rainfall data using Gaussian Copula parameters that were estimated or calculated using the MCMC (Markov Chain Monte Carlo) method. Based on the result of the research, r = 1 is indicated in the correlation matrix between simulated rainfall data and observed rainfall data at a
rain gauge station in the Cimanuk – Cisanggarung watershed. This leads to the conclusion that the simulated and the actual observations rainfall data are similar. This research also included modeling evaluation. It was determined that the Gaussian Copula modeling has reliability or accuracy in filling empty or missing rainfall data in the Cimanuk –
Cisanggarung watershed based on the evaluation carried out using the parameters of basic statistical values, correlation coefficient values, ECDF graphs, MAE and RMSE values.
Kata kunciGaussian copula, data curah hujan yang hilang atau kosong, pengisian data curah hujan
Pembimbing 1Dr. Ing. Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2Sanidhya Nika Purnomo, S.T., M.T.,Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2022-12-29 10:15:46.601396
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.