| NIM | F1D017035 |
| Namamhs | KEMAL ANDRE MELVIL |
| Judul Artikel | POLITIK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PASCA COVID-19 DI TINGKAT SEKOLAH DASAR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang signifikan terhadap Indonesia dalam berbagai aspek, di antaranya adalah pada aspek pendidikan. Pandemi Covid-19 yang terjadi tersebut membawa ketertinggalannya dan terganggunya sistem pembelajaran dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan solusi untuk mengejar ketertinggalan dengan program Kurikulum Merdeka. Penelitian ini berfokus pada politik implementasi kurikulum merdeka pada tingkat sekolah dasar di Desa Pekalongan, Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui politik implementasi kebijakan kurikulum merdeka.(2) menganalisis faktor pendukung serta penghambat implementasi program kurikulum merdeka tingkat sekolah dasar di Desa Pekalongan. Penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode penelitian kualitatif, yang hasilnya adalah: (1) Guru adalah sebagai implementator dan street level bureaucracy yang memiliki peran signifikan dan mempunyai keleluasaan serta kuasa terhadap implementasi Program Kurikulum Merdeka (2) Implementasi Kurikulum program Merdeka pada tingkat sekolah dasar di Desa Pekalongan telah dilaksanakan meskipun belum sepenuhnya efektif. (3) Terdapat kendala dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka yaitu kurangnya kesiapan sekolah untuk menggunakan Kurikulum Merdeka dari kurikulum sebelumnya yaitu kurikulum 2013. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan pelatihan yang diberikan kepada tenaga kependidikan. Hal ini menyebabkan kurangnya pengetahuan tentang kurikulum baru ini. Kemudian juga keterbatasan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan kurikulum mandiri, seperti keterbatasan akses digital dan internet.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Covid-19 pandemic has significantly impacted Indonesia in various aspects, including education. The pandemic has led to the hindrance and disruption to the learning system in the world. Therefore, the government provided a solution to catch up with the new curriculum called: Kurikulum Merdeka. This study focuses on the politics of implementing Kurikulum Merdeka at the elementary school level in Pekalongan Village, Purbalingga Regency. The objectives of this study are (1) to determine the politics of implementation of Kurikulum Merdeka at the elementary school level in Pekalongan Village (2) to analyze the supporting and hindering factors for the implementation of the Kurikulum Merdeka program at the elementary school level in Pekalongan Village. The research used is using qualitative research methods, the results of which are: (1) Teachers are as implementers and street level bureaucrats have a significant role and have the flexibility as well as power to implement the Kurikulum Merdeka Program (2) the implementation of the Merdeka program policy at the elementary school level in Pekalongan Village has been implemented, although not yet fully effective. (2) there are obstacles in implementing the Kurikulum Merdeka, which is: the lack of readiness of schools to use the Kurikulum Merdeka from the previous curriculum, the 2013 curriculum. This is due to the lack of socialization and training provided to education staff. This leads to a lack of knowledge about this new curriculum. Then also, the limited facilities and infrastructure that support the implementation of an independent curriculum, such as limited access to digital and internet
|
| Kata kunci | pandemi, implementasi kebijakan, sekolah dasar, kurikulum |
| Pembimbing 1 | Khairu Roojiqien Sobandi, S.IP., M.Si., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Dr. Indaru Setyo Nurpojo, S. IP., M. A |
| Pembimbing 3 | Triana Ahdiati, M.Si |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 60 |
| Tgl. Entri | 2022-11-29 12:11:12.717309 |
|---|