Artikel Ilmiah : F1B005123 a.n. UNING SETYORINI

Kembali Update Delete

NIMF1B005123
NamamhsUNING SETYORINI
Judul ArtikelKAJIAN KINERJA SEKRETARIS DESA PASCA PENGANGKATAN MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI DESA SOKARAJA KULON KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan utama pelaksanaan otonomi daerah adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian penyelenggaraan pelayanan publik oleh aparatur daerah, mulai dari tingkatan pemerintahan provinsi sampai dengan pemerintah desa diharapkan menjadi lebih mudah dan lebih dekat dengan masyarakat. Salah satu bentuk pembenahan fungsi pemerintahan yaitu dikeluarkannya PP No. 45 Tahun 2007 tentang perubahan status sekretaris desa dari non-PNS menjadi PNS. Peraturan ini bertujuan untuk mengatur sekretaris desa agar dapat menjadi motor penggerak yang baik pada pemerintahan desa untuk meningkatkan fungsi pelayanan terhadap masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Sekretaris Desa setelah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Sokaraja Kulon Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas; dengan sasaran perangkat desa dan masyarakat desa Sokaraja Kulon serta perangkat Kecamatan Sokaraja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Hubberman. Validitas data yang digunakan adalah metode triangulasi sumber dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara dan membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sekretaris desa setelah menjadi PNS dikatakan baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar informan menyatakan kinerja sekretaris desa dinilai baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)The main objective of regional outonomy was implemented to improve the quality of public service. Thus public service by local officials, from the level of provincial government to the village government is expected to become easier and more close to the people. One of reform of government function PP No. 45 year 2007 on the changing status of the village secretary from non-civil servants to civil servants. This regulation was made to set the village secretary in order to be a good driving force in the village administration to improve the functioning of service to the society.
The purpose of this study was to determind the performance of the secretary of the village after the civil servants. This research takes place in Sokaraja Kulon village Sokaraja district Banyumas regency; targeting the village’s official, rural society and district employees. This research uses descriptive qualitative method. The method of data collection using interviews, observation and documentation. Informant selection technique used is purposive sampling technique. Data analysis method used is interactive model of Miles and Hubberman. The validity of the data used is a triangulation of data sources by comparing observations with data from interviews and compare the results of interviews with the contents of a document related.
The results showed that the performance of the village after becoming secretary of the civil service is good, this is indicated by results showing that a large part of informant expressed secretary of the village considered good performance.
Kata kunciKinerja Sekretaris Desa, Pelayanan Publik
Pembimbing 1Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Pembimbing 2Hikmah Nuraini, S.Sos., M.PA.
Pembimbing 3Drs. Darmanto S.S., M.Kes., M.Si.
Tahun2012
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.