Artikel Ilmiah : F1F018015 a.n. MAYDA AMANTA TERTIA

Kembali Update Delete

NIMF1F018015
NamamhsMAYDA AMANTA TERTIA
Judul ArtikelANALISIS GREEN POLITICS THEORY TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PARIWISATA: STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN DESTINASI WISATA PREMIUM KOMODO DI TAMAN NASIONAL KOMODO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pulau Komodo merupakan sebuah pulau yang terkenal dan menjadi salah satu keunikan di Indonesia yang lokasinya terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Timur yang telah ditetapkan UNESCO sebagai salah satu warisan keajaiban dunia kawasan tersebut menjadi perbincangan terkait penataan dan pembangunan sarana dan prasarana yang akan dibangun oleh pemerintah Indonesia. Berbagai kalangan seperti masyarakat, para aktivis lingkungan, serta UNESCO percaya bahwa proyek tersebut akan menghancurkan Habitat alami komodo, menghilangkan populasi lokal, dan hanya digunakan untuk tujuan investasi serta menyalahi prinsip dasar konservasi, lingkungan dan azas kemanfaatan bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proyek pembangunan infrastruktur pariwisata premium di Taman Nasional Komodo ini merugikan ekosistem dari komodo dimana dengan adanya pembangunan ini komodo dipaksa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru alam waktu yang singkat dan akan berdampak panjang setelahnya dan menghilangkan keindahan alami dari taman nasional komodo itu sendiri. Proyek pembangunan wisata premium ini pun mengancam perekonomian masyarakat lokal karena tidak adanya komunikasi dan edukasi yang jelas dari pemerintah terhadap masyarakat setempat sehingga pembangunan tersebut berpotensi merusak pariwisata berbasis alam yang menjadi ciri khas Taman Nasional Komodo. Proyek wisata ini tidak memperhatikan keseimbangan ekologis alam yang akan berdampak panjang pada kehidupan habitat Komodo sendiri dengan ketidakjelasan pemerintah yang tidak berkomitmen dengan perjanjian dan juga kebijakan yang ada.
Abtrak (Bhs. Inggris)Komodo Island is a famous island and is one of the uniqueness in Indonesia, which is located in the East Nusa Tenggara Islands which has been designated by UNESCO as one of the wonders of the world. Various groups, such as the public, environmental activists, and UNESCO believe that the project will destroy the Komodo dragon's natural habitat, eliminate the local population, and only be used for investment purposes and violate the basic principles of conservation, the environment and the principle of benefit for the local community.
Based on the research results, it can be interpreted that the premium tourism infrastructure development project in the Komodo National Park is detrimental to the ecosystem of the Komodo dragon where with this development the Komodo dragon is forced to adapt to the new natural environment in a short time and will have a long impact afterwards and eliminate the natural beauty of the Komodo National Park itself. This premium tourism development project also threatens the local community's economy because there is no clear communication and education from the government to the local community so that this development has the potential to damage nature-based tourism which is the hallmark of Komodo National Park. This tourism project does not pay attention to the natural ecological balance which will have a long impact on the life of the Komodo dragon itself with unclear government that is not bound by agreements and also existing policies.
Kata kunciKomodo, Premium, Taman Nasional Komodo
Pembimbing 1Dr. Arif Darmawan, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Ayusia Sabhita Kusuma, S.IP., M.Soc.Sc
Pembimbing 3Tundjung Linggarwati, S.IP., M.Si
Tahun2022
Jumlah Halaman80
Tgl. Entri2022-11-28 12:33:25.044253
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.