| NIM | F1A016098 |
| Namamhs | RIESKA RAHMA PUTRI |
| Judul Artikel | Menjadi Pemeluk Agama dan Penghayat Kejawen (Studi Tentang Pemeluk Agama yang Sekaligus Sebagai Penghayat Kejawen di Kabupaten Banyumas)
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tidak hanya tentang sebuah agama ataupun kepercayaan tetapi mengenai adanya perihal menjalankan sebuah agama dan kepercayaan secara bersamaan. Untuk sebagian orang mungkin terdengar asing dengan kata-kata mendua yang memiliki konteks agama dan kepercayaan. Hal mendua yang diutarakan oleh peneliti yaitu tentang orang yang memeluk sebuah agama sekaligus menjadi penghayat Kejawen dan juga terdapat pula contoh nyata perihal mendua di kabupaten Banyumas. Adanya pelaksanaan ritual agama sekaligus penghayat Kejawen yang dilakukan juga menjadi permasalahan tentang bagaimana menghayatinya dalam penelitian ini. Adanya seorang pemeluk agama yang juga sebagai penghayat Kejawen memiliki berbagai alasan untuk mereka menjalani keduanya. Alasan tersebut berupa formalitas untuk kepentingan dalam memudahkan membuat kartu tanda penduduk, ada pula yang karena orang tersebut tidak bisa meninggalkan ajaran leluhur/Kejawen dan hanya memilih beragama saja tetapi sebaliknya juga tidak bisa hanya memilih beragama saja tanpa adanya ajaran leluhur. Menjadi pemeluk agama sekaligus penghayat tentu ada pula praktik kehidupan yang berbeda dalam melaksanakan ritual agama sekaligus penghayat Kejawen yang dilakukan oleh para pelaku secara bersamaan tetapi dalam waktu yang berbeda. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi kepada mahasiswa untuk menjadi referensi pengetahuan tentang apa saja agama atau kepercayaan adat yang ada di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini juga diharapkan menjadi salah satu informasi atau gambaran untuk masyarakat umum terkait adanya kepercayaan Kejawen dan seluk beluk adanya kepercayaan Kejawen di Kabupaten Banyumas sekaligus menjadi wawasan untuk pemeluk agama juga penghayat Kejawen lainnya terkait cara menghayati atau melaksanakan keduanya secara bersamaan dengan berbagai persepsi yang berbeda-beda tiap individunya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Not only about a religion or belief but about practicing a religion and belief simultaneously. For some people, it may sound unfamiliar with the words mendua which has the context of religion and belief. The ambiguous thing expressed by the researcher is about people who embrace a religion as well as being Kejawen believers and there are also real examples of ambiguity in Banyumas Regency. The implementation of religious rituals as well as Kejawen believers is also a problem about how to live it in this study. The existence of a religious believer who is also a Kejawen believer has various reasons for them to undergo both. The reason is in the form of formality for the sake of making it easier to make an identity card, some are because the person cannot leave the teachings of the ancestors / Kejawen and only choose religion but vice versa also cannot only choose religion without the teachings of the ancestors. Being a religious believer as well as a believer, of course there are also different life practices in carrying out religious rituals as well as Kejawen believers which are carried out by the perpetrators simultaneously but at different times. This research is expected to provide recommendations to students to become a reference for knowledge about what religions or traditional beliefs exist in Banyumas Regency. This research is also expected to be one of the information or descriptions for the general public regarding the existence of Kejawen beliefs and the ins and outs of Kejawen beliefs in Banyumas Regency as well as being an insight for religious believers as well as other Kejawen believers regarding how to live or carry out both simultaneously with various perceptions that vary by individual. |
| Kata kunci | Pemeluk agama, Penghayat, Kejawen, Mendua |
| Pembimbing 1 | Jarot Santoso |
| Pembimbing 2 | Elis Puspitasari |
| Pembimbing 3 | Niken Paramarti Dasuki |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2022-11-25 16:25:06.971717 |
|---|