| NIM | K1C015011 |
| Namamhs | ROHMININGTYAS NURWAHIDAH |
| Judul Artikel | Pemodelan Cekungan Banyumas Berdasarkan Data Anomali Gravitasi Citra Satelit |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemodelan struktur bawah permukaan daerah Cekungan Banyumas memerlukan adanya gambaran kondisi geologi untuk kajian teknis yang membutuhkan ketersediaan data seperti kajian akan bencana, sumber daya mineral dan lain sebagainya. Formasi batuan merupakan salah satu komponen yang menggambarkan kondisi geologi suatu daerah. Penelitian ini menggunakan metode Gravitasi Citra Satelit untuk mendapat gambaran formasi batuan di Cekungan Banyumas. Hasil dari pemetaan formasi batuan tersebut kemudian dapat dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Terdapat beberapa jenis formasi batuan di area studi hasil interpretasi dalam penelitian ini yaitu : Batuan Alluvial (Qa), Formasi Pemali (Tmpk), Formasi Kumbang (Tmpa), Formasi Kalipucang (Tmpl), Formasi Gabon (Tomj). Struktur geologi bawah permukaan pada lintasan menunjukkan keberadaan beberapa formasi batuan yang mendukung adanya potensi minyak dan gas bumi serta batuan dengan kedalaman yang berbeda-beda. Struktur batuan tersebut meliputi batuan alluvial dengan densitas 2,05 gr/〖cm〗^3, batu serpih dengan densitas 2,40 gr/〖cm〗^3, batu lumpur dengan densitas 2,21 gr/〖cm〗^3, dan batu lempung dengan densitas 2,70 gr/〖cm〗^3. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Modeling the subsurface structure of the Banyumas Basin requires an overview of geological conditions for technical studies that require data availability such as studies on disasters, mineral resources and etc. Rock formation is one component that describes the geological conditions of an area. This study uses the Gravity Satellite Imagery method to get an overview of rock formations in the Banyumas Basin. The results of mapping the rock formations can then be modeled on the subsurface structure. There are several types of rock formations in the study area as a result of interpretation in this study, namely: Alluvial Rock (Qa), Pemali Formation (Tmpk), Kumbang Formation (Tmpa), Kalipucang Formation (Tmpl), Gabon Formation (Tomj). The subsurface geological structure on the track shows the presence of several rock formations that support the potential for oil and gas as well as rocks with different depths. The rock structure includes alluvial rock with a density of 2,05 gr/〖cm〗^3, shale with a density of 2,40 gr/〖cm〗^3, mudstone with a density of 2,21 gr/〖cm〗^3, and claystone with a density of 2,70 gr/〖cm〗^3. |
| Kata kunci | Kata kunci : pemodelan, metode gravitasi, formasi batuan, densitas, cekungan Banyumas |
| Pembimbing 1 | Sehah, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Sugito, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2022-11-25 08:40:50.126104 |
|---|