| NIM | A1A115023 |
| Namamhs | RATNA FAHMIAH MUNAWAROH |
| Judul Artikel | KONTRIBUSI PENERIMAAN USAHATANI UBI KAYU TERHADAP PENERIMAAN RUMAH TANGGA DI DESA SURO KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Suro merupakan salah satu daerah penghasil ubi kayu di kecamatan Kalibagor, dengan produksi dan luas panen ubi kayu terbesar di kecamatan Kalibagor. Usahatani ubi kayu dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan sumber penerimaan bagi rumah tangga petani. Penerimaan dari usahatani ubi kayu dapat memberikan kontribusi bagi rumah tangga petani. Namun, petani belum mengetahui kontribusinya terhadap penerimaan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani ubi kayu di Desa Suro. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode snowball sampling dan diperoleh 41 responden petani. Responden penelitian adalah petani ubi kayu yang telah panen pada bulan Juli 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata usahatani ubi kayu adalah Rp 2.932.870, dengan penerimaan rata-rata Rp 5.679.561 dan pendapatan rata-rata Rp 2.746.691. Rata-rata kontribusi penerimaan petani ubi kayu sebesar 31,57 persen. Sehingga usahatani ubi kayu memberikan kontribusi yang rendah terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Suro Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Suro Village is one of the cassava-producing areas in the Kalibagor sub-district, with the largest cassava production and harvested area in the Kalibagor sub-district. Cassava farming is carried out sustainably to provide a source of revenue for farmer households. Revenue from cassava farming can contribute to farmer households. However, farmers have yet to discover the contribution to household revenue. Based on these problems, this study aims to determine the revenue from cassava farming in Suro Village. The research method used is a survey. Sampling was done by snowball sampling method and obtained 41 respondent farmers. The research respondents were cassava farmers who had harvested in July 2022. The results showed that the average cost of cassava farming was Rp 2,932,870, with an average revenue of Rp 5,679,561 and an average income of Rp 2,746,691. The average contribution of cassava farmers' revenue is 31.57 percent. So, cassava farming makes a low contribution to the income of farmer households in Suro Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. |
| Kata kunci | Penerimaan usahatani ubi kayu, analisis kontribusi penerimaan |
| Pembimbing 1 | Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Alpha Nadeira Mandamdari, S.P., M.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2022-11-23 13:22:55.541185 |
|---|