Artikel Ilmiah : A1D018159 a.n. AYU KARUNIA

Kembali Update Delete

NIMA1D018159
NamamhsAYU KARUNIA
Judul ArtikelUJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK TANAMAN GANDAPURA (Gaultheria punctata) DAN MENIRAN (Phillanthus urinaria) TERHADAP PERTUMBUHAN PATOGEN HAWAR PELEPAH PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rhizoctonia solani merupakan patogen penyebab hawar pelepah padi yang mampu mengakibatkan penurunan produksi hingga 80%. Salah satu alternatif pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan ekstrak tumbuhan yang dapat berfungsi sebagai biofungisida yang dinilai lebih aman dibandingkan fungisida sintetik. Gandapura dan meniran merupakan tumbuhan yang digunakan sebagai antijamur. Penelitian bertujuan untuk menguji keefektifan ekstrak tanaman gandapura (Gaultheria punctata) dan meniran (Phillanthus urinaria) sebagai kandidat antijamur terhadap pertumbuhan patogen R. solani penyebab hawar pelepah tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Ekstrak tumbuhan disiapkan menggunakan teknik maserasi dengan dua jenis pelarut, yaitu etanol 96% dan air steril. Pengujian antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran pada berbagai konsentrasi (2; 4; 6; 8; dan 10% b/v). Perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 66 percobaan. Uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dilanjutkan sebagai uji lanjut untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam aktivitas antijamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak gandapura dan meniran mengandung senyawa antijamur yang meliputi flavonoid, saponin, tanin, steroid dan terpenoid. Ekstrak gandapura dalam pelarut etanol 96% memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan R solani sebesar 40,95% dan ekstrak gandapura dalam pelarut aquades memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan R solani sebesar 28,57% secara in vitro. Ekstrak meniran dalam pelarut etanol 96% memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan R solani sebesar 24,76% dan ekstrak meniran dalam pelarut aquades memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan R solani sebesar 20,00% secara in vitro.
Abtrak (Bhs. Inggris)Rhizoctonia solani is a pathogen causes rice sheath blight disease which can decrease rice production up to 80%. One of alternative to control R. solani could be relied on bioactive compounds from plant extracts as biofungicides, this method is considered better than synthetic fungicides. Gandapura and meniran are plants which has ability as antifungals. This study aims to test the effect of gandapura and meniran extracts as antifungal candidates against the growth of the pathogen R. solani which causes leaf sheath blight in rice plants. This experiment was conducted for seven months, February to August 2022 in Mycology Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman. The extracts of gandapura and meniran obtained by maceration extraction method with two types of solvents, were obtained 96% ethanol and aquades. The antifungal test was carried out by well diffusion method at various concentrations (2; 4; 6; 8; and 10% w/v). The treatment was repeated 3 times to obtain 66 trials. The DMRT (Duncan's Multiple Range Test) test was continued as a further test to determine the best treatment for antifungal activity. The results showed that both plant extracts contain five compounds that can inhibit fungal growth, including flavonoids, saponins, tannins, steroids and terpenoids. Gandapura extract in 96% ethanol had the ability to inhibit the growth of R solani by 40.95% and gandapura extract with aquades solvent had the ability to inhibit the growth of R solani by 28.57% in vitro. Meniran extract in 96% ethanol had the ability to inhibit the growth of R solani by 24.76% and meniran extract with aquades solvent had the ability to inhibit the growth of R solani by 20.00% in vitro.
Kata kunciAktivitas antijamur, R. solani, hawar pelepah padi
Pembimbing 1Woro Sri Suhart S.P.,M.P.,Ph.D
Pembimbing 2Dr. Ruth Feti Rahayuniaty S.P.,M.P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2022-11-22 20:55:49.790048
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.