| NIM | E1A018150 |
| Namamhs | FADHILA AZZAH SALSABILA |
| Judul Artikel | IMPLEMENTASI SANKSI PIDANA PELATIHAN KERJA SEBAGAI PENGGANTI PIDANA DENDA BAGI ANAK BINAAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pada perkembangan jaman saat ini, tindak pidana dapat dilakukan oleh anak-anak yang melakukan tindak pidana dengan penjatuhan putusan berupa pidana kumulatif yaitu pidana penjara dan pidana denda. Seperti yang tercantum dalam Pasal 71 Ayat (3) Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak bahwa apabila dalam hukum materiil diancam pidana kumulatif berupa penjara dan denda, pidana denda diganti dengan pelatihan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi sanksi pidana pelatihan kerja sebagai pengganti pidana denda bagi anak binaan pembimbing kemasyarakatan di BAPAS Kelas II Purwokerto serta faktor pendorong dan faktor penghambat dalam implementasi sanksi pidana pelatihan kerja sebagai pengganti pidana denda bagi anak binaan Pembimbing Kemasyarakatan di BAPAS Kelas II Purwokerto dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data dari data primer dan sekunder melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan Pelatihan kerja dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap awal, tahap lanjutan dan tahap akhir dengan melaksanakan bimbingan kemandirian berupa Pelatihan kerja di Jatramas Purwokerto, Pelatihan kerja di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Alif Baa Desa Mantrianom, Kec. Bawang, Banjarnegara. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In the current development, criminal acts can be committed by children who commit criminal acts with the imposition of a verdict in the form of cumulative crimes, namely imprisonment and fines. As stated in Article 71 Paragraph (3) of the Juvenile Criminal Justice System Act that if in material law a cumulative penalty is threatened in the form of imprisonment and fines, the penalty of fines is replaced by job training. The purpose of this study is to determine the implementation of criminal sanctions for job training as a substitute for fines for children assisted by community supervisors at BAPAS Class II Purwokerto as well as driving factors and inhibiting factors in the implementation of criminal sanctions for job training as a substitute for criminal fines for children assisted by Community Supervisors at BAPAS Class II Purwokerto using a sociological juridical approach and analytical descriptive research specifications. Data sources from primary and secondary data through literature studies. The data is then analyzed using qualitative methods and presented in the form of narrative texts. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that job training is carried out through 3 (three) stages, namely the initial stage, advanced stage and final stage by carrying out independence guidance in the form of job training at Jatramas Purwokerto, job training at the Tanbihul Ghofilin Alif Baa Islamic Boarding School, Mantrianom Village, Bawang District, Banjarnegara. |
| Kata kunci | Pelatihan Kerja, Anak, Balai Pemasyarakatan. |
| Pembimbing 1 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2022-11-22 11:47:38.84985 |
|---|