Artikel Ilmiah : C1K008002 a.n. NISA ANJANI
| NIM | C1K008002 |
|---|---|
| Namamhs | NISA ANJANI |
| Judul Artikel | THE EFFECT OF FIRM'S SIZE, ROA, CAR, AND WORKING CAPITAL ON LIQUIDITY RISK OF CONVENTIONAL RURAL BANK (BPR) AND ISLAMIC RURAL BANK (BPRS) IN EKS-KARESIDENAN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “The Effect of Firm’s Size, ROA, CAR, and Working Capital on Liquidity Risk of Conventional Rural Bank (BPR) and Islamic Rural Bank (BPRS) in Eks-Karesidenan Banyumas”. Tujian penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari ukuran perusahaan, ROA, CAR, dan modal kerja terhadap resiko likuiditas. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) and Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di bawah pengawasan Bank Sentral daerah Purwokerto, terdiri atas 19 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan 7 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bank perkreditan yang beroperasi tahun 2008-2011 yang mempublikasikan dan melaporkannya kepada Bank Indonesia (BI) setiap tahun. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.Hipotesis dari penelitian ini adalah: Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Ukuraan perusahaan berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), ROA berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), ROA berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), CAR berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), CAR berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Modal kerja berpengaruh negatif terhadap resiko likuiditas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Modal kerja berpengaruh negatif terhadap resiko likuiditas di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas, CAR tidak berpengaruh terhadap resiko likuiditas, dan modal kerja berpengaruh negative terhadap resiko likuiditas. Semetara itu, di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap resiko likuiditas, CAR berpengaruh positif terhadap resiko likuiditas, dan modal kerja tidak berpengaruh terhadap resiko likuiditas. Baik di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), ROA berpengaruh negatif terhadap resiko likuiditas. Implikasi dari penelitian ini adalah bank perkreditan harus memperhatikan jumlah dan keseluruhan rasio ini. Karena untuk membuktikan jika ada perubahan, itu akan mempengaruhi risiko likuiditas. Sementara untuk nasabah harus memilih bank yang memiliki risiko likuiditas kecil. Jika pelanggan hanya ingin menyimpan uang, maka dapat memilih Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dengan risiko likuiditas kecil, namun nasabah hanya mendapatkan sedikit keuntungan. Tetapi jika nasabah menginginkan keuntungan dalam jumlah yang lebih besar, nasabah dapat memilih Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan mengabaikan risiko likuiditas pada bank yang lebih tinggi dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study entitled “The Effect of Firm’s Size, ROA, CAR, and Working Capital on Liquidity Risk of Conventional Rural Bank (BPR) and Islamic Rural Bank (BPRS) in Eks-Karesidenan Banyumas”. The purpose of this study was to analyze the effect of firm’s size, ROA, CAR, and working capital on liquidity risk. The population in this study was Conventional Rural Bank (BPR) and Islamic Rural Bank (BPRS) under supervision at Central Bank Purwokerto area, consisting of 19 Conventional Rural Bank (BPR) and 7 Islamic Rural Bank (BPRS). The types of data used were secondary data obtained from financial statement of rural banks under operation between 2008-2011 that published and reported them to the Indonesian Central Bank’s Bank (BI) each year. Techniques of data analysis used were multiple regression analysis. Hypothesis of this research are: Firm’s size had positive effect on liquidity risk in Conventional rural bank, Firm’s size had positive effect on liquidity risk in Islamic rural bank (BPRS), ROA had positive effect on liquidity risk in Conventional rural bank (BPR), ROA had positive effect on liquidity risk in Islamic rural bank (BPRS), CAR had positive effect on liquidity risk in Conventional rural bank (BPR), CAR had positive effect on liquidity risk in Islamic rural bank (BPRS), Working capital had negative effect on liquidity risk in Conventional rural bank (BPR), Working capital had negative effect on liquidity risk in Islamic rural bank (BPRS). The results of regression analysis showed that in Conventional rural bank (BPR), firm’s size had positive effect on liquidity risk, CAR had no effect on liquidity risk, and working capital had negative effect on liquidity risk. In the meantime, in Islamic rural bank (BPRS) firm’s size had no effect on liquidity risk, CAR had positive effect on liquidity risk, and working capital had no effect on liquidity risk. Both in Conventional rural bank (BPR) and Islamic rural bank (BPRS), ROA had negative effect on liquidity risk. Implication of this research is rural bank banks should pay attention to the amount and overall these ratios. Due to prove if there is a change, it will affect the liquidity risk. Whilst for customer should choose bank that has small liquidity risk. If customer is only want to save money, then can choose Islamic rural bank (BPRS) with small liquidity risk, however the customer gain only slightly. But if customer wants gain in greater quantities, customers can choose Conventional rural bank (BPR) by ignoring liquidity risk at banks that higher than Islamic rural bank (BPRS). |
| Kata kunci | Ukuran Perusahaan, ROA, CAR, Modal Kerja, Resiko Likuiditas |
| Pembimbing 1 | Hj. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M.Sc, Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Dian Purnomo Jati, SE., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | Najmudin, SE., M.Si. |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 119 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |