| NIM | A1A018041 |
| Namamhs | MIFTAKHUL JANAH |
| Judul Artikel | KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI KAPULAGA (Elettaria cardamomum) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA CIBANGKONG KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Cibangkong salah satu daerah penghasil kapulaga di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Produksi kapulaga dapat dijadikan sebagai sumber tambahan pendapatan rumah tangga petani namun produksinya tidak sebanding dengan luas lahan yang ada karena masih kurang maksimal dalam pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) Mengetahui profil usahatani kapulaga di Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, 2) Mengetahui besarnya pendapatan rumah tangga petani kapulaga, 3) Menganalisis biaya dan pendapatan usahatani kapulaga per tahun, 4) Menghitung besarnya kontribusi pendapatan usahatani kapulaga terhadap pendapatan rumah tangga petani. Metode penelitian menggunakan survey dengan teknik teknik simple random sampling diperoleh 40 responden. Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuisioner. Metode analisis yang digunakan yaitu 1). Metode deskriptif, 2). π = TR-TC, 3). Kontribusi = (Pendapatan kapulaga)/(Pendapatan Rumah Tangga) x 100%. Hasil penelitian : 1). Rata-rata luas lahan usahatani kapulaga 0,34 Ha dengan jenis kapulaga lokal dan hibrida. 2). Rata-rata pendapatan rumah tangga per tahun Rp. 11.129.735,15. 3). Rata-rata biaya usahatani kapulaga Rp 5.304.216,85 per hektare dengan rata-rata pendapatan usahatani kapulaga Rp 8.095.785,15 per hektare dan rata-rata pengeluaran rumah tangga per tahun sebesar Rp 11.706.050. 4). Kontribusi usahatani kapulaga sebesar 72,7% (tinggi). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cibangkong Village is one of the cardamom producing areas in Pekuncen District, Banyumas Regency. Cardamom production can be used as an additional source of farmer household income, but the production is not proportional to the existing land area because it is still not optimal in maintenance. This research was conducted with the objectives of 1) Knowing the profile of cardamom farming in Cibangkong Village, Pekuncen District, Banyumas Regency, 2) Knowing the amount of cardamom farmers' household income, 3) Analyzing the costs and income of cardamom farming per year, 4) Calculating the contribution of cardamom farming income on farmer household income. The research method used a survey with a simple random sampling technique obtained 40 respondents. Collecting data by interview using a questionnaire. The analytical method used is 1). Descriptive method, 2). = TR-TC, 3). Contribution = (cardamom income)/(Household income) x 100%. Research results: 1). The average land area for cardamom farming is 0.34 Ha with local and hybrid cardamom types. 2). The average household income per year is Rp. 11.129.735,15. 3). The average cost of cardamom farming is IDR 5,304,216.85 per hectare, with the average income of cardamom farming IDR 8,095,785.15 per hectare and the average household expenditure per year is IDR 11,706,050. 4). The contribution of cardamom farming is 72,7% (high). |
| Kata kunci | Kapulaga, Pendapatan Usahatani, Kontribusi Pendapatan |
| Pembimbing 1 | Ir. Endang Sriningsih, M.P. |
| Pembimbing 2 | Rifki Andi Novia, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | Dr. Dindy Darmawati Putri, M.P. |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 145 |
| Tgl. Entri | 2022-11-20 13:50:13.242841 |
|---|