Artikel Ilmiah : F1C017066 a.n. LUKY AYU PARWATININGSIH
| NIM | F1C017066 |
|---|---|
| Namamhs | LUKY AYU PARWATININGSIH |
| Judul Artikel | Impression Management Bupati Banyumas Di Media Sosial Instagram Pada Awal Era COVID-19 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengelolaan kesan yang dilakukan oleh Bupati Banyumas yaitu Ir. Achmad Husein melalui media sosial Instagram pada era pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui impression management yang dilakukan oleh Bupati Banyumas di media sosial Instagram @ir_achmadhusein pada awal era COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dengan meneliti postingan di media sosial Instagram milik Bupati Banyumas dengan nama akun @ir_achmadhusein dan studi kepustakaan dengan proses observasinya adalah mencari referensi terkait permasalahan yang sedang diteliti. Untuk teknik pemilihan teks yang digunakan adalah postingan-postingan yang ada di media sosial Instagram milik Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein dengan nama akun @ir_achmadhusein pada saat awal kemunculan dan merebaknya COVID 19 sekitar bulan Maret tahun 2020 hingga Mei 2020. Penelitian menggunakan metode analisis lima taktik impression management dari Jones dan Pittman serta analisis framing dari Gamson dan Modigliani. Pengembangan validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan impresi atau kesan yang coba dibangun oleh Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein, dalam postingannya yang diunggah di akun media sosial Instagram @ir_achmadhusein meliputi tentang bagaimana Achmad Husein menjadi sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat, terbukti dari sifat humoris yang ditunjukkan dan juga mau terjun langsung ke masyarakat baik itu secara langsung maupun melalui media sosial. Achmad Husein juga menjadi sosok yang tegas ketika harus memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar. Ditambah Achmad Husein termasuk solutif karena mampu memberikan jawaban atas keresahan masyarakat Kabupaten Banyumas dan juga kreatif karena menggunakan media sosial untuk membantu penanganan pandemi COVID-19 mulai dari penyebaran informasi, anjurananjuran, hingga ke sayembara Tik-Tok untuk meningkatkan imunitas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study discusses how the impression management carried out by the Regent of Banyumas, namely Ir. Achmad Husein via social media Instagram during the COVID-19 pandemic era. The purpose of this study is to find out the impression management carried out by the Banyumas Regent on Instagram @ir_achmadhusein social media in the COVID-19 era. The method used is a qualitative method with a constructivist paradigm. The data collection technique used is study documentation by examining posts on social media belonging to the Banyumas Regent with the account name @ir_achmadhusein and literature study with the observation process looking for references related to the problems being researched. The text selection technique used is posts on Instagram social media belonging to the Regent of Banyumas Ir. Achmad Husein with the account name @ir_achmadhusein at the time of the emergence and outbreak of COVID 19 around March 2020 to May 2020. This study uses the analysis method of five impression management tactics from Jones and Pittman and framing analysis from Gamson and Modigliani. The development of the validity of the data used is a data source triangulation technique. The results of the study show the impression or impression that the Regent of Banyumas, Ir. Achmad Husein, in his post which was uploaded to the Instagram social media account @ir_achmadhusein, covered how he became a leader who was close to the community, as evidenced by the humorous nature shown and also willing to go directly to the community, either directly or through social media. He is also a firm figure when it comes to providing clarification regarding outstanding issues. He added that it was a solution because it was able to provide answers to the concerns of people in Banyumas Regency and was also creative because of social media to help deal with the COVID-19 pandemic, starting from the dissemination of information, recommendations, to Tik-Tok words to increase immunity |
| Kata kunci | Pengelolaan Kesan, Instagram, Bupati Banyumas |
| Pembimbing 1 | Agoeng Nugroho |
| Pembimbing 2 | Dwi Pangastuti Marhaeni |
| Pembimbing 3 | Agus Ganjar Runtiko |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2022-11-19 09:00:46.262277 |