Artikel Ilmiah : B1B017039 a.n. MUHAMMAD YUSUF KHANAFI

Kembali Update Delete

NIMB1B017039
NamamhsMUHAMMAD YUSUF KHANAFI
Judul ArtikelPREVALENCE AND ABUNDANCE OF ECTOPARASITES IN BANANA PRAWN (Penaeus merguiensis) AS CATCHES IN SEGARA ANAKAN ESTUARY CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Udang pisang (Penaeus merguiensis de Man, 1888) merupakan jenis udang yang termasuk dalam kelas Crustacea, ordo Decapoda, dan Famili Penaeidae. Udang pisang dalam siklus hidupnya menggunakan muara hutan mangrove sebagai daerah pembibitan dan laut lepas pantai sebagai daerah pemijahan. Udang pisang di muara Segara Anakan memiliki peran ekonomi yang penting bagi masyarakat sekitar dengan produksi mencapai 13% dari total produksi udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan kelimpahan ektoparasit yang ditemukan pada Udang Pisang (P. merguiensis) hasil tangkapan di Muara Sungai Segara Anakan Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi ektoparasit pada Udang Pisang (P. merguiensis) sebesar 54%. Hasil tersebut termasuk dalam kategori sangat sering. Jenis ektoparasit pada udang galah yang ditemukan terdiri dari tiga spesies Apiosoma sp. Oodinium sp. dan Vorticella sp. 2. Kelimpahan ektoparasit pada Udang Pisang (P. merguiensis) yang tertangkap di Muara Segara Anakan Cilacap adalah Apiosoma sp. 0,15 ekor/udang, Oodinium sp. 0,52 ekor/udang dan Vorticella sp, 0,04 ekor/udang.
Abtrak (Bhs. Inggris)Banana prawn (Penaeus merguiensis de Man, 1888) is a type of prawn belonging to the class Crustacea, order Decapoda, and Family Penaeidae. Banana prawn in their life cycle uses mangrove forest estuaries as a nursery area and off-shore sea as spawning areas. Banana prawns in the Segara Anakan estuary have an important economic role for the surrounding community with production reaching 13% of the total prawn production. This study aims to determine the prevalence and abundance of ectoparasites found in Banana prawn (P. merguiensis) as catches in Segara Anakan estuary Cilacap. The research method used is a survey method using a random sampling technique. The results showed that the prevalence of ectoparasites in Banana Prawn (P. merguiensis) was 54%. These results were included in the very frequent category. The types of ectoparasites in banana prawn were found to consist of three species Apiosoma sp. Oodinium sp. and Vorticella sp. 2. The abundance of ectoparasites in Banana Prawn (P. merguiensis) caught in the Segara Anakan Estuary Cilacap was Apiosoma sp. 0.15 individuals/prawn, Oodinium sp. 0.52 individuals/prawn and Vorticella sp, 0.04 individuals/prawn.
Kata kunciabundance, ectoparasites, Penaeus merguiensis, prevalence
Pembimbing 1drh. Rokhmani, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Endang Ariyani Setyowati M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-11-18 08:09:32.474212
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.