Artikel Ilmiah : A1D019025 a.n. FIKA RIZKY AYU RISNAWATI
| NIM | A1D019025 |
|---|---|
| Namamhs | FIKA RIZKY AYU RISNAWATI |
| Judul Artikel | PENGARUH PUPUK ORGANIK DIPERKAYA AGENSIA HAYATI TERHADAP KUALITAS TANAH DAN HASIL TANAMAN KENTANG PADA ANDISOL DI DESA PEKASIRAN, KECAMATAN BATUR, KABUPATEN BANJARNEGARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Agensia hayati yang digunakan dalam menangani permasalahan kualitas tanah pada tanah Andisols sekaligus untuk meningkatnkan hasil tanaman kentang yaitu BIO P60 dan pupuk agensia hayati mikroba fosfat. BIO P60 merupakan formula cair yang mengandung bahan mentah metabolit sekunder dari Pseudomonas fluorescens P60. Pupuk agensia hayati mikroba fosfat merupakan mikroorganisme pelarut fosfat yang mampu mencegah permasalahan fosfor pada tanah Andisol. Pengetahuan tentang pemberian agensia hayati yang mengandung Pseudomonas fluorescens P60 dan mikroorganisme fosfat masih belum diketahui secara pasti beserta dengan pengaruhnya terhadap kualitas tanah dan hasil tanaman kentang. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik diperkaya agensia hayati terhadap kualitas tanah dibandingkan dengan kualitas tanah oleh pola petani pada Andisol di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, 2) mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik diperkaya agensia hayati terhadap hasil kentang dibandingkan dengan hasil kentang oleh pola petani pada Andisol Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Penelitian telah dilaksanakan di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Unsoed. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan mulai bulan Februari 2022 hingga bulan Juni 2022. Penelitian diawali dengan persiapan alat dan bahan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, pemanenan, analisis data. Variabel yang diamati adalah pH aktual, pH potensial, Konduktivitas, C-organik, P-total, jumlah umbi pertanaman, volume umbi, bobot umbi, hasil umbi per hektar (ton/ha) dan serapan P jaringan tanaman Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik diperkaya agensia hayati berpengaruh nyata terhadap variabel P-total, konduktivitas, C-organik, pH potensial, pH aktual, volume umbi, bobot umbi, hasil umbi per hektar (ton/ha) dan serapan p jaringan tanaman. Aplikasi pupuk organik diperkaya agensia hayati pada tanaman kentang memberikan hasil terbaik yaitu dengan pH aktual 6,04 , pH potensial 5,30, Konduktivitas 0,45 cS/cm-1, C-organik 3,83%, P-total tanah panen 4,95% ,volume umbi 72,275 mm3, bobot umbi 56,181 g/tanaman, serapan P 9,81 (g/tanaman) dan dapat meningkatkan hasil tanaman kentang per hektar sebanyak 22,93 (ton/ha) dibandingkan dengan hasil tanaman kentang oleh pola petani, Namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi pertanaman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Biological agents used to solve problems of soil quality in Andisols soil as well as to increase potato crop yields are BIO P60 and microbial phosphate. BIO P60 is a liquid formula containing secondary metabolite raw materials from Pseudomonas fluorescens P60. Microbial phosphate bioagent fertilizer is a phosphate solubilizing microorganism that is able to prevent phosphorus problems in Andisol soils. Knowledge about the administration of biological agents containing Pseudomonas fluorescens P60 and phosphate solubilizing microorganisms is still not known with certainty along with their effects on the quality and yield of potato plants.This study aims to: 1) determine the effect of application of bioagent-enriched organic fertilizer on soil quality compared to soil quality by farmer patterns in Andisol in Pekasiran Village, Batur District, Banjarnegara Regency, 2) determine the effect of application of bioagent-enriched organic fertilizer on potato yields compared to potato yields by farmer pattern on Andisol in Pekasiran Village, Batur District, Banjarnegara Regency The research has been carried out in Pekasiran Village, Batur District, Banjarnegara Regency and in the Laboratory of soil science, Faculty of Agriculture Unsoed. This research took place for four months starting from February 2022 to June 2022. The study began with the preparation of tools and materials, planting, fertilizing, maintaining, controlling plant pest organisms, harvesting, and analyzing data. The variables observed were actual pH, potential pH, conductivity, organic C, total P, number of tubers planted, tuber volume, tuber weight, tuber yield per hectare (tonnes/ha) and P uptake by plant. The results showed that the treatment of organic fertilizer enriched with biological agents had a significant effect on the variables of P-Total, Conductivity, C-organic, potential pH, actual pH, tuber volume, tuber weight, tuber yield per hectare (tonnes/ha) and P uptake by plant. The application of organic fertilizer enriched with biological agents on potato plants gave the best results, namely with an Actual pH of 6,04, Potential pH 5,30, Conductivity 0,45 cS/cm-1, C-organic 3,83%, P-Total harvested soil 4,95% tuber volume 72,275 mm3, tuber weight 56,181 g/plant, P uptake by plant. 9,81(g/plant) and can increase potato yields per hectare 22,93 (tons/ha) compared to potato crop yields by farmer pattern, but has no significant effect on the number of tubers planted. |
| Kata kunci | Kentang, Pupuk Organik, Mikroba Fosfat, BIO-P60, Andisol |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Tamad, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ir. Joko Maryanto, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2022-11-16 17:06:55.368452 |