Artikel Ilmiah : A1D018173 a.n. FIAN RIZKY MUBARAK

Kembali Update Delete

NIMA1D018173
NamamhsFIAN RIZKY MUBARAK
Judul ArtikelPENGARUH PEMANGKASAN DAN PEMBENAH TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JERUK SIAM (Citrus sp.) UMUR DUA TAHUN.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jeruk merupakan tanaman buah tahunan yang dapat tumbuh baik di daerah tropis seperti Indonesia. produksi dan kualitas jeruk yang rendah dapat ditingkatkan dengan proses budidaya yang benar. Teknis budidaya yang dapat meningkatkan produksi dan mutu jeruk siam diantaranya adalah pemeliharaan tanaman dengan pemangkasan cabang, pemberian pupuk kandang dan kapur. Kondisi tanaman jeruk yang ditanam oleh petani masih jarang dilakukan pengelolaan tanaman yang baik dalam pemeliharaannya seperti pemangkasan. Penelitian bertujuan untuk (1) menguji pengaruh pemangkasan terhadap pertumbuhan tanaman jeruk siam, (2) mendapatkan proporsi pembenah tanah terbaik terhadap pertumbuhan tanaman
jeruk siam, dan (3) menguji interaksi antara pemangkasan dan pemupukan terhadap pertumbuhan tanaman jeruk siam. Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Karanggude Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian berada pada ketinggian 100 meter dari permukaan laut. Penelitian ini
dilaksanakan pada Februari - Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor dengan 5 variabel pengamatan. Faktor pertama adalah pemangkasan dan faktor yang kedua adalah pembenah tanah dan pemupukan. Variabel pengamatan penelitian ini antara lain:
diameter batang, tinggi tanaman, luas daun, jumlah tunas dan panjang tunas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pemangkasan berpengaruh nyata terhadap variabel diameter batang, jumlah tunas dan panjang tunas tanaman jeruk siam,namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanman dan luas daun. Proporsi
pembenah tanah dan pemupukan terbaik adalah perlakuan K4 yaitu dengan jumlah pupuk 20 kg/tanaman dan kapur 1,7 kg/tanaman. Interaksi antara pemangkasan dan pemupukan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman jeruk siam.
Abtrak (Bhs. Inggris)Citrus is an annual fruit plant that can grow well in tropical areas such as
Indonesia. Low citrus production and quality can be increased with the correct
cultivation process. Cultivation techniques that can increase the production and
quality of Siamese oranges include maintaining plants by pruning branches,
applying manure and lime. The condition of citrus plants planted by farmers is still
rarely carried out in plant care, both in terms of maintenance such as
maintenance. The purpose of this study is (1) examine the effect of pruning on the
growth of Siamese citrus, (2) to obtain the best Siamese citrus plant growth, and
(3) to examine the interaction between pruning and fertilization on Siamese citrus
plant growth.The research was carried out on the land of Karanggude Kulon
Village, Kaaranglewas District, Banyumas Regency. The research location is at an
altitude of 100 meters above sea level. This research was conducted from February
to May 2022. This study used a Completely Randomized Block Design (RAKL)
consisting of 2 factors with 5 observation variables. The first factor is pruning and
the second factor is soil repair and fertilization. Variables observed in this study
were: stem diameter, plant height, leaf area, number of shoots and bud leght.The
results of this study are: pruning had a significant effect on the variables of stem
diameter, number of shoots and shoot length of Siamese orange, but had no
significant effect on plant height and leaf area. The best proportion of soil
improvement and fertilization was the K4 treatment, with the amount of fertilizer
20 kg/plant and lime 1.7 kg/plant. The interaction between pruning and
fertilization had no significant effect on the growth of Siamese citrus
Kata kuncipemangkasan, pembenah tanah, pemupukan, tanaman jeruk siam.
Pembimbing 1Ir. Agus Sarjito, M.Sc.
Pembimbing 2Okti Herliana, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-11-16 10:07:34.054016
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.