Artikel Ilmiah : G1B016015 a.n. SASKIA HAPPY SAFRILA

Kembali Update Delete

NIMG1B016015
NamamhsSASKIA HAPPY SAFRILA
Judul ArtikelPERBEDAAN KEKUATAN GESER PELEKATAN ANTARA RESIN KOMPOSIT DENGAN ENAMEL MENGGUNAKAN ETSA ASAM TARTARAT KONSENTRASI 10 %, 35 %, DAN 40 %
Abstrak (Bhs. Indonesia)Resin komposit merupakan bahan yang paling sering digunakan sebagai bahan restorasi. Pemberian etsa asam merupakan salah satu prosedur untuk membantu menyediakan tempat untuk penetrasi bahan bonding dan resin komposit. Bahan etsa yang sering digunakan yaitu asam fosfat 37%, namun penggunaan asam fosfat 37% menyebabkan infiltrasi sel inflamasi. Asam tartarat yang merupakan asam lemah memiliki potensi sebagai alternatif etsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan geser pelekatan antara resin komposit dengan enamel menggunakan etsa asam tartarat konsentrasi 10%, 35%, dan 40%. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental murni laboratoris dengan rancangan penelitian berupa posttest-only group design. Penelitian ini menggunakan sampel 36 gigi premolar satu rahang atas yang dibagi menjadi 4 kelompok secara acak. Kelompok I menggunakan asam tartarat 10%, kelompok II menggunakan asam tartarat 35%, kelompok III menggunakan asam tartarat 40% dan kelompok IV menggunakan etsa asam fosfat 37%. Pengujian kekuatan geser dilakukan menggunakan Universal Testing Machine, Uji One-way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok (sig =0,068, p>0,05). Tidak terdapat perbedaan kekuatan geser pelekatan antara resin komposit dengan enamel menggunakan etsa asam tartarat konsentrasi 10%, 35%, dan 40%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Composite resin is the material most often used as a restorative material. Acid etching is one of the procedures to help provide a place for penetration of bonding materials and composite resins. The acidic etching material that is often used is 37% phosphoric acid, but 37% phosphoric acid can cause inflammatory cell infiltration. Tartaric acid composed of weak acids that has potential to be an alternative acid etching. The aim of the study to determine the shear bond strength difference of composite resin and enamel using tartaric acid concentration 10%, 35%, and 40%. This research is a laboratory experimental research with a posttest-only group design. Research samples are 36 maxillary first premolar were divided in 4 groups. Group I with 10% tartaric acid, group II with 35% tartaric acid, group III with 40% tartaric acid and group IV with 37% phosphoric acid etching. The shear bond strength was tested using an Universal Testing Machine. One-way ANOVA test showed no significant difference between groups (sig = 0.068, p>0.05). There was no difference in the shear bond strength of attachment between composite resin and enamel using tartaric acid concentration 10%, 35%, and 40%.
Kata kunciResin Komposit, Kekuatan Geser, Etsa, Asam Tartarat, Asam Fosfat.
Pembimbing 1drg. Irfan Dwiandhono, Sp.KG., M.Biomed
Pembimbing 2drg. Ryana Budi Purnama, M.D.Sc
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-11-14 15:18:59.602599
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.