Artikel Ilmiah : H1B018026 a.n. MUHAMMAD MUHANNDITS
| NIM | H1B018026 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD MUHANNDITS |
| Judul Artikel | PENENTUAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN PENDEKATAN FASILITAS PERLENGKAPAN, GEOMETRI, DAN PERKERASAN JALAN DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecelakaan lalu lintas adalah salah satu masalah serius yang dihadapi Pemerintah Indonesia selain kemacetan lalu lintas. Tercatat tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banyumas cukup tinggi yaitu terdapat 1.983 korban kecelakaan pada tahun 2020. Beberapa penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut salah satunya faktor jalan/lingkungan. Dari penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, perlu adanya metode penentuan lokasi rawan kecelakaan yang ditentukan sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas beserta upaya penanganannya. Lokasi rawan kecelakaan pada ruas jalan di Kabupaten Banyumas diperoleh dari hasil analisis ekuivalen kecelakaan (AEK) dan upper control limit (UCL) data kecelakaan lalu lintas Polresta Banyumas tahun 2019 – 2021. Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas yang diperoleh antara lain Jalan Letjend Suprapto, Jalan Ajibarang-Purwokerto, Jalan Nasional III, Jalan Raya Cilacap-Wangon, dan Jalan \ Raya Langgongsari. Penentuan urutan lokasi rawan kecelakaan baru dilakukan dengan analisis pembobotan parameter fasilitas perlengkapan jalan, geometri jalan, dan kondisi perkerasan jalan di setiap lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Diperoleh temuan bahwa parameter fasilitas perlengkapan jalan memiliki faktor dominan dalam penentuan urutan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas yang sesuai dengan metode AEK. Usulan penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas disusun berdasarkan hasil audit defisiensi. Usulan yang diberikan secara umum adalah dengan melakukan inspeksi dan perbaikan secara berkala maupun insidentil. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Traffic accidents are one of the serious problems faced by the Government of Indonesia in addition to traffic congestion. The fatality rate of traffic accidents in Banyumas is high, with 1,983 accidents in 2020. Some of the causes of traffic accidents are road/environmental factors. From the cause of the accident, it is necessary to have a method of determining accident-prone locations that are determined before the occurrence of traffic accidents and their handling efforts. Accident-prone locations on roads in Banyumas Regency were obtained from the results of the accident equivalent analysis (AEK) and upper control limit (UCL) traffic accident data from the Banyumas Police in 2019-2021. Traffic accident-prone locations obtained Jalan Letjend Suprapto, Jalan Ajibarang-Purwokerto, Jalan Nasional III, Jalan Raya Cilacap-Wangon, and Jalan Raya Langgongsari. Determination of the sequence of new accident-prone locations is carried out by analyzing the weighting of the parameters of road equipment facilities, road geometry, and road pavement conditions at each traffic accident-prone location. It was found that the parameters of road equipment facilities have a dominant factor in determining the order of traffic accident-prone locations according to the AEK method. Proposals for handling traffic accident-prone locations are prepared based on the results of the deficiency audit. The recommendation given in general is to carry out inspections and repairs periodically or incidentally. |
| Kata kunci | black spot, upper control limit, pembobotan, defisiensi |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. |
| Pembimbing 2 | Eva Wahyu Indriyati, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2022-11-11 13:08:07.868987 |