Artikel Ilmiah : H1C018012 a.n. LEYLA LUTHFIA OKTILIANA

Kembali Update Delete

NIMH1C018012
NamamhsLEYLA LUTHFIA OKTILIANA
Judul ArtikelGEOLOGI DAN ANALISIS KANDUNGAN UNSUR GEOKIMIA PADA BATUBARA PIT T-6, FORMASI MANUMBAR, CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sebagai sumber energi yang paling murah bila dibandingkan dengan sumber energi lain, penggunaan komoditas batubara terus mengalami peningkatan. Batubara dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada sektor pembangkit listrik untuk menghasilkan uap. Namun, unsur yang terkandung diketahui dapat memberikan dampak negatif terhadap industri dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi, karakteristik seam batubara, dan karakteristik kandungan unsur utama dan unsur jejak pada tujuh seam batubara di Pit T – 6, Formasi Manumbar yang sedang aktif di produksi di tahun 2021 – 2022. Metode penelitian ini diantaranya analisis kondisi geologi, analisis data sumur pemboran, dan analisis unsur geokimia menggunakan X – Ray Flourescence (XRF) dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) yang kemudian dilakukan sintesis untuk mengetahui kontrol lingkungan pengendapan terhadap kandungan unsur dan hubungannya dengan kondisi geologi yang ada. Hasilnya menunjukkan bahwa daerah penelitian terdiri atas morfologi perbukitan sinklin bergelombang lemah (S2) dan perbukitan sinklin bergelombang sedang (S9) yang dikontrol oleh struktur lipatan Sinklin Kaubun. Stratigrafi penyusun dari tua ke muda tersusun atas satuan batulempung sisipan batupasir, satuan batupasir, dan satuan perselingan batupasir batulempung. Unsur utama yang diketahui hadir meliputi Si, Al, Fe, Ca, K, P, Mg, Ti, Na, dan S sementara unsur jejak meliputi Cd, Cr, Cu, Mn, Ni, Pb, V, Zn, As, dan Hg. Pada lingkungan transitional delta plain, aktivitas fluvial dan pasang surut terjadi secara dinamis. Kehadiran beberapa unsur dikontrol oleh suplai air laut yang membawa organisme laut dan kemudian membanjiri rawa. Peningkatan konsentrasi dan pengkayaan unsur jejak diketahui cenderung terjadi pada batubara yang memiliki parting atau interburden. Kondisi paleoredoks yang oksik hingga euksinik juga mempengaruhi akumulasi unsur.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sebagai sumber energi yang paling murah bila dibandingkan dengan sumber energi lain, penggunaan komoditas batubara terus mengalami peningkatan. Batubara dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada sektor pembangkit listrik untuk menghasilkan uap. Namun, unsur yang terkandung diketahui dapat memberikan dampak negatif terhadap industri dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi, karakteristik seam batubara, dan karakteristik kandungan unsur utama dan unsur jejak pada tujuh seam batubara di Pit T – 6, Formasi Manumbar yang sedang aktif di produksi di tahun 2021 – 2022. Metode penelitian ini diantaranya analisis kondisi geologi, analisis data sumur pemboran, dan analisis unsur geokimia menggunakan X – Ray Flourescence (XRF) dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) yang kemudian dilakukan sintesis untuk mengetahui kontrol lingkungan pengendapan terhadap kandungan unsur dan hubungannya dengan kondisi geologi yang ada. Hasilnya menunjukkan bahwa daerah penelitian terdiri atas morfologi perbukitan sinklin bergelombang lemah (S2) dan perbukitan sinklin bergelombang sedang (S9) yang dikontrol oleh struktur lipatan Sinklin Kaubun. Stratigrafi penyusun dari tua ke muda tersusun atas satuan batulempung sisipan batupasir, satuan batupasir, dan satuan perselingan batupasir batulempung. Unsur utama yang diketahui hadir meliputi Si, Al, Fe, Ca, K, P, Mg, Ti, Na, dan S sementara unsur jejak meliputi Cd, Cr, Cu, Mn, Ni, Pb, V, Zn, As, dan Hg. Pada lingkungan transitional delta plain, aktivitas fluvial dan pasang surut terjadi secara dinamis. Kehadiran beberapa unsur dikontrol oleh suplai air laut yang membawa organisme laut dan kemudian membanjiri rawa. Peningkatan konsentrasi dan pengkayaan unsur jejak diketahui cenderung terjadi pada batubara yang memiliki parting atau interburden. Kondisi paleoredoks yang oksik hingga euksinik juga mempengaruhi akumulasi unsur.
Kata kunciFormasi Manumbar, Geologi, Paleoredoks, Transitional Delta Plain, Unsur
Pembimbing 1Dr. Ir. Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si.
Pembimbing 2Ir. Akhmad Khahlil Gibran, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman106
Tgl. Entri2022-11-10 17:02:38.439996
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.