Artikel Ilmiah : F1B018010 a.n. NOURMA NOVITASARY

Kembali Update Delete

NIMF1B018010
NamamhsNOURMA NOVITASARY
Judul ArtikelINOVASI PELAYANAN PUBLIK UNTUK MASYARAKAT LANJUT USIA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (STUDI PROGRAM PUSTAKA SANTUN LANSIA DI DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pertumbuhan jumlah lansia di Indonesia terus meningkat, yang berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan lansia. Salah satu kebutuhan lansia adalah informasi melalui bahan bacaan untuk meningkatkan literasinya. Untuk menjawab permasalahan publik tersebut, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas membuat inovasi pelayanan publik untuk masyarakat lanjut usia melalui "Pustaka Santun Lansia". Inovasi pustaka santun lansia memberikan kesempatan pada lansia mendapatkan layanan publik perpustakaan untuk mengekspresikan lansia dengan bahan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi pustaka santun lansia di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pustaka santun lansia memiliki kelebihan dan kekurangan. Inovasi pustaka santun lansia merupakan penemuan baru yang menawarkan cara baru dalam melayani pemustaka lansia. Namun, inovasi pustaka santun lansia dapat dikatakan belum efektif karena belum mampu meningkatkan budaya literasi masyarakat lansia. Inovasi pustaka santun lansia sudah memberikan manfaat bagi masyarakat dan instansi yang menerapkannya. Inovasi ini dapat dicontoh oleh instansi publik terutama yang berkaitan dengan bidang perpustakaan dan kearsipan. Inovasi pustaka santun lansia akan terus dilaksanakan karena mendapat dukungan dari instansi maupun pemustaka lansia yang merasakan kemudahan ketika memanfaatkan layanannya. Hambatan dalam pelaksanaan inovasi pustaka santun lansia adalah pandemi Covid-19 yang membuat layanan bergerak pustaka santun lansia tidak dapat berjalan serta kurangnya sosialisasi sehingga masih banyak masyarakat lansia di Kabupaten Banyumas yang kurang mengetahui adanya inovasi pelayanan pustaka santun lansia
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by the increasing growth of the elderly people in Indonesia, which has implications for the increasing needs of the elderly. One of the needs of the elderly is information through reading materials to improve their literacy. To answer these public problems, the Regional Archives and Library Office of Banyumas Regency made public service innovations for the elderly through the "Pustaka Santun Lansia". The innovation "Pustaka Santun Lansia" provides an opportunity for the elderly to get library public services with reading materials. The purpose of this study was to describe the innovation " Pustaka Santun Lansia” at the Archives and Library Office of Banyumas Regency. The method used in this research is qualitative. The selection of informants uses purposive sampling technique. Collecting data using in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis method used is interactive analysis method.
The results showed that “Pustaka Santun Lansia” has advantages and disadvantages. “Pustaka Santun Lansia” is a new discovery that offers a new way of serving elderly users. However, “Pustaka Santun Lansia” can be said to have not been effective because it has not able to improve the literacy culture of the elderly community. The innovation of “Pustaka Santun Lansia” has provided benefits for the community and the institutions that implement it. This innovation can be imitated by public agencies, especially those related to the library and archives. “Pustaka Santun Lansia” will continue to be implemented because it gets support from agencies and elderly users who find it easy when using its services. Obstacles in implementing the innovation of “Pustaka Santun Lansia” is Covid-19 pandemic which makes the “Pustaka Santun Lansia” mobile service unable to run and the lack of socialization so that there are still many elderly people in Banyumas Regency who are not aware of “Pustaka Santun Lansia” innovation.
Kata kunciInovasi, Lansia, Pustaka Santun Lansia
Pembimbing 1Dr. Alizar Isna., S.Sos., M,Si
Pembimbing 2Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc
Pembimbing 3Sendy Noviko, S.Sos., M.PA
Tahun2022
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2022-11-08 16:52:59.256203
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.