Artikel Ilmiah : F1B017113 a.n. FALETEHAN
| NIM | F1B017113 |
|---|---|
| Namamhs | FALETEHAN |
| Judul Artikel | Strategi Manajemen Bagi Pengembangan Wisata Pada Desa Rawan Bencana (Studi di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Kutabawa yang berada di lereng Gunung Slamet memiliki potensi wisata yang mmenjanjikan. Namun jarak yang dekat dengan puncak Gunung Slamet, membuat desa ini berpotensi terdampak langsung apabila terjadi erupsi. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT . Pemilihan informan yang digunakan adalah purpossive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada informan. Hasil penelitian menemukan terdapat empat strategi pengembangan wisata di desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Serta pembangunan jalan aspal/ paving yang lebih lebar dan tidak terlalu berkelok serta naik turun akan mempermudah akses ke kawasan wisata Kutabawa. Strategi Weakness Opportunities terdiri dari penambahan fasilitas seperti camping ground dan fasilitas penunjang, kegiatan rutin untuk membersihkan area kawasan wisata dan pembangunan jalan aspal/ paving yang lebih lebar dan tidak terlalu berkelok serta naik turun akan mempermudah akses ke kawasan Kutabawa. Strategi Strengt Threath terdiri dari pembangunan camping ground dan pembuatan spot foto yang menarik, penyediaan tempat sampah dan adanya patroli rutin serta promosi melalui media sosial. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Kutabawa Village which is located on the slopes of Mount Slamet has promising tourism potential. However, the close proximity to the summit of Mount Slamet, makes this village potentially directly affected if an eruption occurs. This research method is a qualitative descriptive method with a SWOT analysis approach. The selection of informants used was purposive sampling. Data were collected through interviews with informants. The results of the study found that there were four tourism development strategies in Kutabawa village, Karangreja district, Purbalingga district. As well as the construction of asphalt/paving roads that are wider and less winding and up and down will facilitate access to the Kutabawa tourist area. The Weakness Opportunities strategy consists of adding facilities such as camping ground and supporting facilities, routine activities to clean tourist areas and the construction of asphalt/paving roads that are wider and less winding and up and down will facilitate access to the Kutabawa area. The Strengt Threath strategy consists of building a camping ground and making attractive photo spots, providing trash cans and conducting regular patrols as well as promotion through social media. |
| Kata kunci | strategi, pengembangan, wisata, tanggap bencana, erupsi |
| Pembimbing 1 | Dr. Tobirin, S.Sos., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Hikmah Nuraeni, S.Sos, MPA |
| Pembimbing 3 | Drs. Andi Antono, M.Si. |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2022-11-02 14:03:06.049064 |