Artikel Ilmiah : F1C007010 a.n. FAIZ AHADI
| NIM | F1C007010 |
|---|---|
| Namamhs | FAIZ AHADI |
| Judul Artikel | POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENANAMKAN KONSEP GENDER PADA ANAK |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Keluarga merupakan unit kesatuan sosial terkecil yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam membina anggota-anggotanya. Setiap anggota dari suatu keluarga dituntut untuk mampu dan terampil dalam menanamkan peranan sesuai dengan kedudukannya. Penelitian ini coba melihat Bagaimana Pola Komunikasi Keluarga dalam Menanamkan Konsep Gender Pada Anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi Keluarga dalam Menanamkan Konsep Gender Pada Anak . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah keluarga khususnya orang tua dan anak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Setiap keluarga pasti memiliki pola komunikasi yang berbeda-beda. Adanya pola komunikasi yang berbeda itu disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor latar belakang kebudayaaan dan agama. Akibat kebudayaan yang berbeda-beda jelas pola komunikasi yang diterapkan juga pasti berbeda-beda. Dalam konsepnya Devito pola komunikasi keluarga dibagi menjadi 4 pola komunikasi, yaitu pola komunikasi persamaan, pola komunikasi seimbang terpisah, pola komunikasi tak seimbang terpisah dan pola komunikasi monopoli. Hasil penelitian dari ketiga informan ini menemukan beberapa pola komunikasi yang berbeda diantaranya pada keluarga informan pertama yaitu keluarga pak Bakir menghasilkan pendominasian pola komunikasi persamaan, sedangkan informan kedua keluarga bapak Lukman menghasilkan pendominasian pola komunikasi monopoli, dan keluarga informan yang terakhir yaitu keluarga bapak Darwin menghasilkan pendominasian pola komunikasi seimbang terpisah. Terkait dengan penanaman konsep gender dalam keluarga dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga bukanlah satu-satunya hal yang membentuk relasi gender dalam keluarga. Namun ada beberapa faktor lain yang membentuk konstruksi gender dalam keluarga diantaranya yaitu faktor budaya, agama dan kondisi keluarga itu |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The family is the smallest unit of social cohesion wich has a very important role in building its members. Each member of a family is required to be able and skilled in implanting the role according to the position. This research is trying to look how Family Communication Pattern in Putting the Concept of Gender on Child and the purpose of this research is to find out the family communication pattern in putting the concept of gender on child. This research use descriptive qualitative methods. The target of this research is family especially parents and their kids. The data collection methods was using interview and documentation. This research use purposive sampling technic to choose the informan and the analytical data methods was using qualitative descriptive with interactive model. Base on the research the researcher obtained conclusion that every family have their own communication pattern. The existance in different communication methods is caused by various factor, obiter culture and religion factors. So the consequences of different family culture causing different communication methods. In his concept, Devito divide his communication methods in 4 methods, equality communication method, separate balanced communication pattern, separate unbalanced communication method and monopoly communication method. The results from three informants found several different communication patterns among the first informant that is Mr. Bakir’s family which the result is domination of equality communication pattern, meanwhile the second informant, Mr. Lukman’s family, the result is in that family have a domination in monopoly communication pattern, and the last informant, Mr. Darwin’s family, the result is there’s a domination of separated balance communication pattern. Associated with the concept of gender in the family can be concluded that the patterns of communication within the family is not the only thing that shape gender relations in the family. But there are some other factors that build up the construction of gender in families that is include cultural, religious and family circumstances themselves. |
| Kata kunci | Kata kunci : Komunikasi, Pola Komunikasi, Keluarga, Gender |
| Pembimbing 1 | Dra. Dwi Pangastuti M, M.si |
| Pembimbing 2 | Mite Setiansah, M.si |
| Pembimbing 3 | Wiwik Novianti, M.I.kom |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 87 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |