Artikel Ilmiah : I1F020004 a.n. AGATA SEKAR RUMARAS

Kembali Update Delete

NIMI1F020004
NamamhsAGATA SEKAR RUMARAS
Judul ArtikelHUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN TINGKAT NYERI ARTRITIS PADA LANSIA DI PUSKESMAS MASARAN II KABUPATEN SRAGEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Lanjut usia merupakan proses berkurangnya kemampuan jaringan secara perlahan dalam tugasnya memperbaiki maupun mempertahankan sistem dan fungsi normal tubuh. Perubahan pun akan terjadi sejalan dengan makin bertambahnya usia. Salah satu penyakit yang muncul adalah artritis atau radang sendi. Artritis merupakan inflamasi yang terjadi pada sendi yang menimbulkan pembengkakan, nyeri, kekakuan serta kesulitan untuk bergerak. Salah satu pencetus terjadinya keparahan pada nyeri sendi yaitu gaya hidup. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan tingkat nyeri lansia.
Metodologi: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dengan desain
cross sectional dengan melibatkan 93 lansia. Teknik dari pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Pengambilan data gaya hidup menggunakan kuesioner gaya hidup dan data tingkat nyeri dengan pengukuran NRS (Numeric Rating Scale). Analisis hubungan gaya hidup dengan tingkat nyeri menggunakan spearman rank.
Hasil Penelitian: Gaya hidup cukup sebanyak (74,2%). Sebagian besar responden
berjenis kelamin perempuan (62,4%), paling banyak adalah lansia dengan nyeri ringan sebanyak (54,8%). Hasil pengujian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan tingkat nyeri lansia dengan nilai probabilitas (p value =
0,016).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Old age is a process of slowly decreasing the ability of tissues in their duties to repair or maintain normal body systems and functions. Changes will occur in line with increasing age. One of the diseases that arise is arthritis or inflammation of the joints. Arthritis is an inflammation of the joints that causes swelling, pain, stiffness and difficulty moving. One of the triggers for the severity of joint pain is lifestyle. The purpose of this study was to determine the relationship between lifestyle and pain levels in the elderly.
Methodology: The research used a descriptive correlative with approach cross-
sectional design involving 93 elderly people. The sampling technique used was consecutive sampling. Lifestyle data was collected used a lifestyle questionnaire and pain level data by measuring NRS (Numeric Rating Scale). Analysis of the relationship between lifestyle and pain level using Spearman rank.
Results: Enough lifestyle (74.2%). Most of the respondents were female (62.4%), mostly elderly with mild pain (54.8%). The test results show a significant relationship between lifestyle and the level of pain in the elderly with a probability value (p value
= 0.016).
Conclusion: There is a significant relationship between lifestyle and the level of arthritis pain in the elderly.
Kata kunciKata Kunci: Artritis, Gaya Hidup, Lansia, Tingkat Nyeri
Pembimbing 1Asep Iskandar, S.Kep.,M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.Kom
Pembimbing 2Nuriya, S.Kep.,Ns.,M.Kep.KMB
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2022-09-29 23:31:05.924837
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.