Artikel Ilmiah : I1E016007 a.n. ANDRE AGUSSANI

Kembali Update Delete

NIMI1E016007
NamamhsANDRE AGUSSANI
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN, KELENTUKAN TOGOK, DAN KOORDINASI MATA TANGAN DENGAN KEMAMPUAN PUKULAN LOB BULUTANGKIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bulutangkis adalah olahraga yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasang (untuk ganda) dan mengambil posisi berlawanan di bidang lapangan yang telah dibagi dua oleh sebuah jaring (net). Tujuannya adalah meraih angka dengan memukul bola berupa shuttlecock menggunakan raket sehingga melewati net dan shuttlecock jatuh di bidang permainan lawan. Melakukan pukulan lob membutuhkan kekuatan otot lengan, kelentukan togok, dan koordinasi mata tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan, kelentukan togok, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan pukulan lob bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu teknik dengan menggunakan kriteria tertentu dalam melakukan pemilihan sample. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi. Berdasarkan interpretasi data penelitian sebagai berikut; (1) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan nilai r 0,800 dan sumbangan efektif sebesar 36,88%. (2) ada hubungan yang signifikan antara kelentukan togok dengan kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan nilai r 0,700 dan sumbangan efektif sebesar 23,87%. (3) ada hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan dengan kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan nilai r 0,760 dan sumbangan efektif sebesar 21,05%. (4) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan, kelentukan togok, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan nilai R square 0,904.
Abtrak (Bhs. Inggris)Badminton is a sport played by two people (for singles) or two pairs (for doubles) and taking opposite positions on a field that has been divided in half by a net (net). The goal is to get points by hitting the ball in the form of a shuttlecock using a racket so that it passes over the net and the shuttlecock falls on the opponent's playing field. Doing a lob requires arm muscle strength, waist flexibility, and eye-hand coordination. This study aims to determine the relationship between arm muscle strength, waist flexibility, and hand eye coordination with badminton lob hitting ability. The research method used is descriptive quantitative research using a cross sectional design. The sample in this research uses purposive sampling, which is a technique by using certain criteria in selecting the sample. The data analysis in this study used the analysis prerequisite test, namely the normality test, linearity test, and correlation test. Based on the interpretation of the research data as follows; (1) there is a significant relationship between arm muscle strength and badminton lob hitting ability with an r value of 0.800 and an effective contribution of 36.88%. (2) there is a significant relationship between waist flexibility and badminton lob hitting ability with an r value of 0.700 and an effective contribution of 23.87%. (3) there is a significant relationship between hand eye coordination and badminton lob hitting ability with an r value of 0.760 and an effective contribution of 21.05%. (4) there is a significant relationship between arm muscle strength, waist flexibility, and hand eye coordination with badminton lob hitting ability with an R square value of 0.904.
Kata kuncikekuatan, kelentukan, koordinasi, lob bulutangkis.
Pembimbing 1Dr. Ngadiman, M.Kes., AIFO.
Pembimbing 2Neva Widanita, S.Pd., M.Or.
Pembimbing 3Indra Jati Kusuma, S.Pd., M.Or.
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-09-20 12:59:43.632027
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.