Artikel Ilmiah : C2A018004 a.n. YUNIA ARIEN FAIRIZTA

Kembali Update Delete

NIMC2A018004
NamamhsYUNIA ARIEN FAIRIZTA
Judul ArtikelPENGARUH EKONOMI DIGITAL, KREDIT MODAL KERJA, PARTNERSHIP, TRAINING, DAN INFLASI TERHADAP PENDAPATAN IMK DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekonomi digital yang diproyeksikan dengan jumlah Industri Mikro dan Kecil (IMK) yang menggunakan e-commerce, kredit, partnership, training, dan inflasi terhadap pendapatan di Indonesia pada tahun 2017-2020.Keterbaruan dalam penelitian ini adalah variabel ekonomi digital yang diproyeksikan dengan memperhitungkan jumlah IMK yang menggunakan pemasaran di pasar online atau e-commerce. Selain itu, penelitian ini menggunakan objek Industri Mikro dan Kecil (IMK) di seluruh Provinsi di Indonesia yangmana penelitian sebelumnya masih sangat jarang diteliti. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ekonomi digital, kredit, dan training berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan IMK di Indonesia. Sedangkan partnership dan inflasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan IMK di Indonesia. Hasil ini mengimplikasikan bahwa, 1) Penggunaan ekonomi digital perlu disosialisasikan lebih masif; 2) Prosedur dalam mengakses kredit harus lebih disederhanakan dengan tetap mempertimbangkan segala resiko di masa mendatang, 3) Memberikan pendidikan dan pelatihan yang memadai dan sesuai dengan tuntutan pekerjaannya, 4) Pelaku IMK yang belum bermitra diharapkan untuk memikirkan kembali keuntungan yang diperoleh jika menjalin kemitraan, 5) Pemerintah harus siap dan siaga dalam setiap kondisi untuk menyeimbangkan kehidupan masyarakat bernegara meskipun inflasi sedang tidak stabil.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the effect of the digital economy projected by the number of Micro and Small Industries (IMK) using e-commerce, credit, partnerships, training, and inflation on income in Indonesia in 2017-2020. The novelty in this study is the digital economy variable which is projected by taking into account the number of IMKs who use marketing in the online market or e-commerce. In addition, this study uses the object of Micro and Small Industries (IMK) in all provinces in Indonesia, where previous research is still very rarely studied. The type of this research is descriptive quantitative using panel data analysis. The results of this study show that the digital economy, credit, and training have a positive and significant impact on IMK income in Indonesia. Meanwhile, partnership and inflation have no effect on IMK income in Indonesia. These results imply that, 1) The use of the digital economy needs to be socialized more massively; 2) Procedures in accessing credit must be simplified by taking into account all future risks, 3) Providing adequate education and training in accordance with the demands of their work, 4) IMK actors who have not partnered are expected to rethink the benefits of establishing a partnership, 5) The government must be ready and alert in every condition to balance the life of the people of the state even though inflation is unstable.
Kata kunciIMK Revenue, Digital Economy, Credit, Partnership, Training, Inflation
Pembimbing 1Dr. E. Suharno., S.E., M.Si
Pembimbing 2Drs. Nurul Anwar., M.S., Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2022-08-30 17:26:03.024152
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.