| NIM | F1C017070 |
| Namamhs | ANUGRAH NURSYIFA PANGESTU |
| Judul Artikel | Strateegi Komunikasi Pemberdayaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bencana tanah longsor menjadi salah satu bencana yang mengancam masyarakat Banjarnegara. Berdasarkan data menunjukan Banjarnegara termasuk ke dalam tingkat kelas bahaya tinggi dengan cakupan wilayah potensi bencana tanah longsor seluas 55,351 Ha (Data Kajian Risiko Bencana Jawa Tengah 2016-2020). Sehingga, kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam mitigasi bencana tanah longsor penting untuk dilakukan. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 11 Tahun 2014 juga dijelaskan bahwa masyarakat memiliki peran dalam proses penyelenggaraan pelaksanaan penanggulangan bencana secara menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman risiko dan dampak bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui penerapan strategi komunikasi pemberdayaan BPBD Banjarnegara dalam mitigasi bencana tanah longsor. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi pembangunan Academy Education of Development dengan metode kualitatif yang datanya diambil melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukan bahwa BPBD Banjarnegara menggunakan tiga strategi komunikasi diantaranya, strategi media, strategi desain instruksional, dan strategi partisipatori. Penerapan strategi yang paling unggul adalah strategi desain instruksional, kemudian disusul dengan strategi partsipasi, dan strategi media. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Landslide is one of the disasters that threatens the people of Banjarnegara. Based on the data, Banjarnegara is included in the high hazard class level with a potential landslide disaster area of 55,351 hectares (Central Java Disaster Risk Study Data 2016-2020). Thus, community empowerment activities in landslide disaster mitigation are important to do. Based on the Regulation of the Head of the National Disaster Management Agency Number 11 of 2014 it is also explained that the community has a role in the overall process of implementing disaster management in order to provide protection to the community from the threat of disaster risks and impacts. The purpose of this study is to describe and determine the implementation of communication strategies for the empowerment of BPBD Banjarnegara in landslide disaster mitigation. This study uses the theory of development communication strategy of the Academy of Education of Development with a qualitative method whose data is taken through observation and interviews. The results show that BPBD Banjarnegara uses three communication strategies including, media strategy, instructional design strategy, and participatory strategy. The implementation of the most superior strategy is the instructional design strategy, followed by the participatory strategy, and the media strategy. |
| Kata kunci | Strategi Komunikasi, Pemberdayaan, Mitigasi Bencana, Tanah Longsor |
| Pembimbing 1 | Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Christophorus Herutomo, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2022-08-29 12:52:18.192432 |
|---|