| NIM | F1B018022 |
| Namamhs | RIDHA AULIA RACHMA |
| Judul Artikel | Pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Masa Pandemi COVID-19 di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berawal dari adanya perubahan yang terjadi dikarenakan COVID-19 yang menyebar luas secara cepat. Dengan adanya virus tersebut maka pemerintah menerapkan kebijakan baru untuk mencegah bertambah luasnya virus tersebut yaitu adanya Work From Home dan Work From Office. Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas menerapkan sistem tersebut sehingga para pegawai harus siap dengan aturan baru. Dengan adanya aturan tersebut membuat kinerja pegawai KPU Kabupaten Banyumas mengalami perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fleksibilitas kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Kantor Komisis Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas, dengan adanya perubahan membuat kinerja pegawai berubah atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan melalui kuesioner, dokumentasi dan observasi. Sampel penelitian ini berjumlah 16 pegawai dengan total sampling. Uji validitas dan realibilitas data secae berurutan dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment dan alpha cronbach. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi kendall tau (τ) c, konkordansi kendall w, dan regresi ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kinerja pegawai didominasi oleh kategori sedang. Sebesar 43,75% berada pada kategori sedang, sebesar 37,5% berada pada kategori tinggi, dan sebesar 18,75% berada pada kategori rendah. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa sebagian besar kinerja pegawai baru berada pada kategori sedang, atau kinerja pegawai belum sesuai dengan yang diharapkan. (2) Kinerja pegawai dipengaruhi secara signifikan dengan arah yang positif oleh variabel fleksibilitas kerja dan disiplin kerja, baik secara parsial maupun simultan. Fleksibilitas kerja berpengaruh sebesar 19,6% terhadap kinerja pegawai. Kemudian disiplin kerja berpengaruh sebesar 17,2% terhadap kinerja pegawai. Sementara fleksibiltas kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh sebesar 38,6% terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut, untuk meningkatkan dan menciptakan kinerja pegawai yang semakin baik dan sesuai dengan yang diharapkan, dapat memberikan jam kerja yang fleksibel dengan menentukan jam kerja pegawai, jam kerja yang fleksibel memungkinkan para pegawai ditempatkan diposisi yang disesuaikan dengan kemampuan pegawai, hal ini dapat meningkatkan kualitas kerja. Selain itu juga memberikan fasilitas pendukung lainnya agar pegawai melakukan pekerjaan yang maksimal. Peningkatan disiplin kerja dapat dilakukan melalui pembinaan secara massif dan intensif terhadap pegawai. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research began with the changes that occurred due to the rapidly spreading COVID-19. With the virus, the government implemented a new policy to prevent the spread of the virus, namely the existence of Work From Home and Work From Office. The General Election Commission Office of Banyumas Regency implements the system so that employees must be ready with the new rules. With this regulation, the performance of the KPU Banyumas Regency employees has changed. This study aims to determine the effect of work flexibility and work discipline on the performance of the General Election Commission Office of Banyumas Regency, with changes that make employee performance change or not. This study uses a quantitative method with a survey approach. The data collected includes primary and secondary data by collecting methods through questionnaires, documentation and observation. The sample of this study amounted to 16 employees with a total sampling. The validity and reliability tests of the data were sequentially carried out using the product moment correlation technique and Cronbach's alpha. Data analysis was performed using the technique of Kendall tau (τ) c correlation, Kendall w concordance, and ordinal regression. The results showed that: (1) Employee performance was dominated by the medium category. 43.75% are in the medium category, 37.5% are in the high category, and 18.75% are in the low category. Thus, it can be interpreted that most of the new employee performance is in the medium category, or the employee's performance is not as expected. (2) Employee performance is significantly affected in a positive direction by the variables of work flexibility and work discipline, either partially or simultaneously. Work flexibility has an effect of 19.6% on employee performance. Then work discipline has an effect of 17.2% on employee performance. Meanwhile, work flexibility and work discipline simultaneously have an effect of 38.6% on employee performance. Based on these results, to improve and create employee performance that is getting better and as expected, can provide flexible working hours by determining employee working hours, flexible working hours allow employees to be placed in positions that are adjusted to the employee's abilities, this can improve employee performance. Work quality. In addition, it also provides other supporting facilities so that employees do their work optimally. Improving work discipline can be done through massive and intensive coaching of employees. |
| Kata kunci | Kinerja Pegawai, Fleksibilitas Kerja, Disiplin Kerja |
| Pembimbing 1 | Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Lilis Sri Sulistiani, MM. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2022-08-28 20:55:19.935581 |
|---|