| NIM | F1A018004 |
| Namamhs | RISYA NURWAHIDAH |
| Judul Artikel | PERAN BUDAYA PAMALI DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG KUTA KABUPATEN CIAMIS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pencegahan dan penanganan kerusakan lingkungan adalah tanggungjawab semua lapisan masyarakat, salah satunya dapat dilakukan melalui optimalisasi kearifan lokal. Dari banyaknya kearifan lokal yang ada di Indonesia, budaya pamali merupakan salah satu budaya yang cukup terkenal sebagai warisan leluhur. Selain itu, pamali juga merupakan ketentuan hidup yang mengikat pada masyarakat adat, salah satunya adalah masyarakat Kampung Kuta di Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran budaya pamali dalam pelestarian lingkungan di Kampung Kuta. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran budaya pamali ini cukup signifikan dalam pelestarian lingkungan di Kampung Kuta. Budaya pamali ini dijadikan sebagai pedoman dan kontrol sosial masyarakat lokal Kampung Kuta dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan pelestarian lingkungan khususnya Leuweung Gede atau hutan keramat yang dianggap sebagai tempat yang suci di Kampung Kuta. Ketaatan masyarakat Kampung Kuta ini dilaksanakan dengan penuh kesadaran karena aturan dan larangan tersebut bersifat mengikat masyarakat.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Prevention and handling of environmental damage is the responsibility of all levels of society, one of which can be done through optimizing local wisdom. Of the many local wisdoms that exist in Indonesia, pamali culture is one that is quite well known as an ancestral heritage. In addition, pamali is also a condition of life that is binding on indigenous peoples, one of which is the community of Kampung Kuta in Ciamis Regency. This study aims to determine the role of pamali culture in environmental conservation in Kampung Kuta. While the research method used is a qualitative research method. The results show that the role of pamali culture is quite significant in environmental conservation in Kampung Kuta. This pamali culture is used as a guide and social control for the local community of Kuta Village in carrying out their daily lives and preserving the environment, especially Leuweung Gede or sacred forest which is considered a sacred place in Kuta Village. The obedience of the people of Kampung Kuta is carried out with full awareness because these rules and prohibitions are binding on the community.
|
| Kata kunci | Pamali, Pelestarian Lingkungan, Hutan Keramat |
| Pembimbing 1 | Dr. Sulyana Dadan, S.Sos., M.A. |
| Pembimbing 2 | Dra. Endang Dwi Sulistyoningsih, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Edy Suyanto, M.Si. |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2022-08-23 23:04:30.07342 |
|---|