Artikel Ilmiah : A1D018033 a.n. AZZAHRA DINDA PITALOKA

Kembali Update Delete

NIMA1D018033
NamamhsAZZAHRA DINDA PITALOKA
Judul ArtikelEksplorasi dan Uji Patogenitas Jamur Entomopatogen Lokal Banyumas terhadap Hama Spodoptera frugiperda J.E. Smith In Vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk: 1). Menemukan jamur entomopatogen lokal yang dapat
digunakan sebagai agensia pengendali hayati 2). Menentukan patogenitas jamur entomopatogen
lokal asal Kabupaten banyumas terhadap mortalitas, aktivitas makan, pertumbuhan serta daya
reproduksi dari S. frugiperda dan 3). Menentukan cara aplikasi yang tepat untuk mengendalikan
S. frugiperda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas
Pertanian, Univeritas Jenderal Soedirman pada bulan Desember 2021-April 2022. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 3 ulangan dengan dua faktor
perlakuan. Faktor pertama terdiri atas kontrol dan isolat jamur entomopatogen. Faktor kedua
terdiri atas aplikasi kontak pada larva, aplikasi peracunan pakan dan kombinasinya. Variabel
yang diamati pada penelitian antara lain identifikasi jamur entomopatogen, mortalitas larva,
aktivitas makan larva, berat larva, pertumbuhan, dan daya reproduksi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jamur entomopatogen yang ditemukan terdiri atas 3 yaitu Aspergillus sp.,
Metarhizium sp. dan Beauveria sp. Jamur entomopatogen yang ditemukan dapat menyebabkan
mortalitas pada S. frugiperda. Jamur entomopatogen yang ditemukan tidak dapat menekan
aktivitas makan, bobot larva, pertumbuhan, persentase pupa dan imago terbentuk, serta
fekunditas dari hama S. frugiperda. Beauveria sp. yang ditemukan merupakan isolat paling dapat
menyebabkan mortalitas pada larva yaitu sebesar 44,4%. Jamur entomopatogen yang ditemukan
mampu menekan daya tetas telur (fertilitas) sebesar 51%. Aplikasi kontak pada larva merupakan
metode yang paling banyak menyebabkan mortalitas larva yaitu sebesar 40%, menurunkan daya
bertelur (fekunditas) imago sebesar 51 % dan menurunkan daya tetas telur (fertilitas) sebesar
61%.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research aims to: 1). Finding local entomopathogenic fungi that can be used as
biological control agents 2). Determining the pathogenicity of local entomopathogenic fungi
from Banyumas Regency on mortality, feeding activity, growth and reproductive power of S.
frugiperda and 3). Determine the appropriate application method for controlling S. frugiperda.
The research was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal
Sudirman University in December 2021-April 2022. The study used a Randomized Block Design
consisting of 3 replications with two treatment factors. The first factor consisted of control and
isolates of entomopathogenic fungi. The second factor consisted of contact application on larvae,
application of feed poisoning and the combination thereof. The variables observed in the study
included identification of entomopathogenic fungi, larval mortality, larval feeding activity, larval
weight, growth, and reproductive power. The results showed that the three entomopathogenic
fungi found were Aspergillus sp., Metarhizium sp. and Beauveria sp. The entomopathogenic
fungi found can cause mortality in S. frugiperda. The entomopathogenic fungi found were unable
to suppress feeding activity, larval weight, growth, percentage of pupae and imago formed, and
fecundity of S. frugiperda pests. Beauveria sp. which was found to be the most capable of
causing mortality in larvae, which was 44.4%. The entomopathogenic fungi found were able to
suppress egg hatchability (fertility) by 51%. Contact application on larvae is the method that
causes the most larval mortality, which is 40%, reduces egg laying ability (fecundity) of imago
by 51% and reduces egg hatchability (fertility) by 61%
Kata kunciEksplorasi, jamur entomopatogen, Spodoptera frugiperda, fertilitas, fekunditas
Pembimbing 1Prof. Ir. Loekas Soesanto, M.S. Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Tarjoko, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2022-08-23 10:30:40.808233
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.