Artikel Ilmiah : C1A015090 a.n. RYAN SAIFUL GHANI

Kembali Update Delete

NIMC1A015090
NamamhsRYAN SAIFUL GHANI
Judul ArtikelAnalisis Pendapatan Rumah Tangga Tani di Wilayah Tadah Hujan di Desa Waru Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sektor pertanian adalah penyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) terbesar di Kabupaten Brebes, salah satu hasil pertanian di Kabupaten Brebes adalah padi dengan Kecamatan Bantarkawung sebagai penghasil padi terbesar di Kabupaten Brebes namun lahan sawah di Bantarkawung sebagian besar adalah tadah hujan sehingga ketika musim kemarau usaha tani padi terganggu karena padi kekurangan air.
Tujuan dari penelitian ini pertama untuk menganalisa keuntungan yang diperoleh rumah tangga dari usaha tani di Desa Waru Kecamatan Bantarkawung. Kedua, Untuk menganalisa kontribusi usaha tani padi terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Waru Kecamatan Bantarkawung.
Populasi dalam pengambilan sampel adalah seluruh keluarga petani padi di Desa Waru. Untuk menghitung ukuran sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebesar 82 orang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis kontribusi dan analisis keuntungan.
Hasil penelitian menunjukkan pertama, usahatani padi di Desa Waru layak atau menguntungkan. Kedua kontribusi usahatani padi terhadap pendapatan masyarakat Desa Waru sebesar 0,77 persen – 22,85 persen (kurang dari 50 persen).
Implikasi dari hasil penelitian adalah usahatani padi di Desa Waru diharapkan dapat mempertahankan usahatani tersebut mengingat secara ekonomi usahatani ini menguntungkan walaupun sangat tergantung dengan air hujan sebagai sumber pengairannya. Petani juga harus mengetahui harga jual dan memberikan perawatan secara intensif sehingga pendapatan bisa lebih ditingkatkan dan dapat mengurangi risiko usahatani padi. Selain itu Pemerintah melalui dinas terkait diharapkan memperbaiki akses jalan dan ke desa Waru karena banyak jalan yang sudah mengalami kerusakan yang menghambat pengangkutan hasil pertanian dari atau ke Desa Waru, menyediakan irigasi yang memadai agar lahan pertanian dapat ditanami sepanjang tahun dan memberikan sosialisasi dan bantuan yang sesuai kepada petani agar produktivitas usahatani khususnya padi dapat meningkatkan taraf hidup petani di Desa Waru Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.
Abtrak (Bhs. Inggris)Agriculture is the largest contributor to gross regional domestik product (GRDP) in Brebes Regency, one of the agricultural products in Brebes Regency is rice with Bantarkawung District as the largest rice producer in Brebes Regency but most of the paddy fields in Bantarkawung are rainfed so that during the dry season rice farming is disrupted because rice lacks water .
The purpose of this study is to analyze the profits obtained by households from farming in Waru Village, Bantarkawung District. Second, to analyze the contribution of rice farming to household income in Waru Village, Bantarkawung District.
This research is entitled "Analysis of Farmer's Household Income in Rainfed Areas in Waru Village, Bantarkawung District, Brebes Regency". The purpose of this study is to analyze the profits obtained by households from farming in Waru Village, Bantarkawung District. Second, to analyze the contribution of rice farming to household income in Waru Village, Bantarkawung District. The population in sampling is all rice farming families in Waru Village. To calculate the sample size using the Slovin formula so that the number of samples obtained is 82 people. The analytical tools used are contribution analysis and profit analysis.
The results showed that first, rice farming in Waru Village was feasible or profitable. The second contribution of rice farming to the income of the Waru Village community is 0.77 percent - 22.85 percent (less than 50 percent).
The implication of the research results is that rice farming in Waru Village is expected to be able to maintain the farm considering that economically this farming is profitable even though it is highly dependent on rainwater as a source of irrigation. And farmers must also know the selling price and provide intensive care so that income can be further increased and can reduce the risk of rice farming. In addition, the Government through the relevant agencies is expected to improve road access and to Waru Village because many roads are already damaged which hinder the transportation of agricultural products from or to Waru Village, provide adequate irrigation so that agricultural land can be planted throughout the year and provide appropriate socialization and assistance. to farmers so that farming productivity, especially rice, can improve the standard of living of farmers in Waru Village, Bantarkawung District, Brebes Regency.
Kata kunci: pendapatan usaha tani, tadah hujan, kontribusi, keuntungan, pendapatan
Pembimbing 1Istiqomah, S.E, M.Sc.Ph.D
Pembimbing 2Ratna Setyawati G, S.E, M.Si
Pembimbing 3Drs. Oke Setiarso., M.Si
Tahun2022
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2022-08-15 15:47:38.055296
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.