Artikel Ilmiah : L1A018032 a.n. MILENIA NIRWANA PUTRI

Kembali Update Delete

NIML1A018032
NamamhsMILENIA NIRWANA PUTRI
Judul ArtikelDISTRIBUSI SAMPAH LAUT DI KAWASAN MANGROVE PLAWANGAN BARAT, SEGARA ANAKAN, CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sampah laut merupakan suatu padatan bersifat persistent yang berasal dari daratan, badan air, pesisir yang mengalir ke laut. Sampah laut pada ekosistem mangrove menyebabkan permasalahan dan pencemaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepadatan sampah laut berdasarkan ukuran, jumlah, dan berat serta distribusi sampah laut di Kawasan Mangrove Plawangan Barat. Metode yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada 15 – 16 September 2021 di Kawasan Mangrove Plawangan Barat dengan 13 stasiun penelitian. Data kepadatan sampah laut yang diperoleh terdiri dari 9 kategori yaitu plastik, busa plastik, kain, kaca dan keramik, logam, kertas dan kardus, karet, kayu, dan bahan lainnya, dengan jenis plastik adalah sampah laut yang paling mendominasi. Distribusi sampah laut tertinggi berada pada stasiun 2. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kesadaran terhadap masyarakat sekitar agar dapat menjaga lingkungan perairan dengan tidak membuang sampah di ekosistem perairan dan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari - hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)Marine debris is a persistent solid originating from land, bodies of water, beaches flowing into the sea. Marine debris in the mangrove ecosystem causes problems and pollution. The purpose of this study was to determine the density of marine debris based on size, item, and weight and distribution of marine debris in the Mangrove Area Plawangan Barat. The method used is purposive sampling. Sampling was carried out on 15-16 September 2021 in the Mangrove Area Plawangan Barat with 13 research stations. Marine debris density data consisted of 9 categories, that is plastic, foam plastic, cloth, glass and ceramics, metal, paper and cardboard, rubber, wood, and other materials, with the type of plastic dominating the marine debris. The highest distribution of marine debris is at station 2. The results of this study are expected to provide awareness to the surrounding community so that they can protect the aquatic environment by not throwing garbage in aquatic ecosystems and reducing the use of plastic in daily life.
Kata kunciSampah Laut, Distribusi, Segara Anakan
Pembimbing 1Dr. Nuning Vita Hidayati, S. Pi., M. Si.
Pembimbing 2Dr. Maria Dyah Nur Meinita, S. Pi., M. Sc.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman4
Tgl. Entri2022-08-12 11:22:34.378031
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.